BULUNGAN – Sebanyak 183 peserta turut ambil bagian dalam Lomba Menyumpit Tradisional di areal parkir Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara pada Rabu (15/10/2025).
Perlombaan menyumpit ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Birau 2025, dalam rangka HUT ke-65 Kabupaten Bulungan dan hari jadi Tanjung Selor yang ke 235.
Jumlah peserta meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kali ini, diikuti sebanyak 183 peserta. Terdiri dari 132 putra dan 51 peserta putri.
Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd, M.Si didampingi Sekretaris Daerah Risdianto, S.Pi, M.Si, secara resmi membuka Lomba Olahraga Tradisional Menyumpit, salah satu kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor Tahun 2025.
Tak hanya itu, esok harinya (16/10) akan digelar pula Lomba Gasing, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan wisatawan lokal. Kedua lomba ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga wujud nyata kecintaan masyarakat Bulungan terhadap budaya dan tradisi leluhur yang telah diwariskan turun-temurun.
Bupati Bulungan Syarwani. S, Pd, M.Si dalam sambutnya menegaskan bahwa lomba olahraga tradisional harus menjadi agenda tetap setiap peringatan HUT daerah.
“Olahraga tradisional bukan sekadar perlombaan, tetapi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Bulungan. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya daerah,” ujar Bupati.
Beliau juga berharap, kegiatan seperti ini mampu menjadi sarana pembelajaran dan kebersamaan lintas generasi — agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan sepanjang masa.
Dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap budaya sendiri, masyarakat Bulungan terus menjaga warisan leluhur agar tetap lestari di tengah modernisasi zaman. “Tradisi ini harus tetap hidup dan menjadi bagian dari jati diri masyarakat Bulungan,” tegas Bupati. ***
























