TANJUNG REDEB, teropongborneo.my.id – Pembangunan rumah masyarakat dengan mendapatkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) harus memperhatikan struktur konstruksi bangunan yang ada, dalam hal rumah masyarakat yg akan direhab melalui program BSPS tersebut, demikian pernyataan Drs. Murjani, M.Si Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Berau.
Drs. Murjani, M.Si juga berharap pelaksanaan Program BSPS yang tersebar di beberapa kecamatan tersebut dapat memberikan kenyamanan hidup dalam hal kenyamanan tempat tinggal yakni rumah yang layak huni.

Alhamdulillah, dari beberapa masyarakat yang sudah menerima dan mendapatkan program BSPS ini, masing-masing memberikan tanggapan positif dan berharap kepada pemerintah daerah program BSPS agar dapat dilanjutkan karena program ini benar-benar tepat sasaran dan peruntukannya juga jelas yaitu kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan tinggal dengan kondisi rumah yang tidak layak huni, ujar Murjani Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Berau di ruang kerjanya.
Adapun besaran bantuan stimulan yang diberikan adalah Rp20 juta untuk program regular. Dana tersebut diperuntukkan untuk pembelian bahan material bangunan senilai Rp17,5 juta dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.
Sementara itu, fokus penyaluran Program BSPS adalah untuk penanganan rumah tidak layak huni menjadi layak yaitu di bantu perbaikkan atap, dinding dan lantainya, melalui anggaran murni tahun 2022 ada 157 unit kita melalui program BSPS ini dan melalui anggaran perubahan tahun 2022 ini rencananya akan kita bangun lagi sebanyak kurang lebih 34 unit, ujar Murjani.

Untuk periode tahun 2021-2026 data sementara yang ada di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Berau sebanyak 5396 unit RTLH dan yang sudah terealisasi dalam periode tahun 2016-2022 sebanyak 1048 unit, baik melalui program BSPS dan program pembangunan RLH.
Untuk tahun depan dan selanjutnya, sejalan dengan 18 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Berau, yaitu memberikan bantuan dan pembangunan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu yang ada di kabupaten Berau dapat terwujud.
Mudah-mudahan dan sekiranya anggaran mendukung, program ini kita tingkatkan lagi dalam hal jumlah unitnya melalui program BSPS dan pembangunan Rumah Layak Huni tersebut, jelasnya. (admin/As).
























