Diskes: Kita Tunggu Petunjuk Teknis dari Pusat

BONTANG – Program vaksinasi Covid-19 kini mulai menyasar penduduk dengan usia 5-11 tahun. Jika tak ada aral, tahap penyuntikan cairan antibodi itu dilakukan awal tahun depan. Saat ini, sejumlah merek vaksin sudah dilakukan uji klinis oleh pemerintah. Meliputi Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer.

Kini, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan terkait penyalurannya. “Intinya kita menunggu saja,” kata Kasi Surveilans, Imunisasi, Wabah, dan Bencana Dinas Kesehatan Bontang Adi Permana.

Berdasarkan data, capaian vaksinasi di Bontang per 2 November telah menembus 71,6 persen untuk dosis pertama, dan 55,8 persen dosis kedua. Dari total sasaran, yakni 134.666 orang. Artinya vaksin telah disuntikkan kepada 96.480 orang untuk dosis awal.

Sementara, untuk SDM Kesehatan dan pelayanan publik telah melampaui angka 100 persen. Lansia saat ini masih tertahan di angka 66,6 persen dosis pertama dan 53,5 persen dosis kedua. Dari sasaran sejumlah 7.367. Kalangan remaja juga hampir mendekati 100 persen, yakni 85,6 persen dosis satu, dan 70,8 persen dosis kedua.

Sedangkan masyarakat umum terus digenjot capaiannya. Saat ini, baru 51.722 yang menerima dosis pertama atau 55,3 persen. Adapun dosis kedua baru 39,5 persen. Dari jumlah sasaran, yaitu 93.558 orang. Pemkot pun menargetkan capaian vaksinasi ini diharapkan mencapai 80 persen pada November ini.

Selama tiga hari ke depan, penyaluran vaksin terus dilakukan. Terpusat di Arena MTQ, Kelurahan Guntung, GOR PKT, Aula Dispopar, BPU Kecamatan Bontang Barat, Pendopo Rujab, dan Auditorium Tiga Dimensi. Vaksin yang disalurkan adalah Sinovac dan Pfizer.

Diberitakan sebelumnya, Diskes mendapatkan suplai vaksin Pfizer, Selasa (2/11). Jumlahnya 8.190 dosis. Suplai itu harus segera dihabiskan sebulan ke depan, karena berkaitan masa ketahanan vaksin. Pasalnya, jika sudah keluar dari tempat penyimpanan dengan suhu minus 70 derajat, maka tidak bisa dimasukkan lagi dengan suhu sama.

Sasaran penerimanya ialah warga Bontang yang belum memperoleh dosis pertama. Baik itu masyarakat umum dan lansia. Diskes akan membuka pendaftaran melalui situs yang telah disiapkan. Data pendaftaran itu akan menjadi acuan sehubungan dengan penyalurannya. Mengingat sasaran saat ini sudah minim. “Sasarannya sesuai arahan untuk usia 12 tahun ke atas dulu,” pungkasnya. (*red*)