Silaturahmi dan Prosesi Adat Tidung Malinau dan Keluarga Besar Batak

Malinau, Kaltara – Silahturahmi dan Prosesi Adat antara Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau bersama Kerukunan Keluarga Batak Malinau di gelar pada sabtu 4/7 pagi bertempat di Baloi Adat Tidung Kabupaten Malinau, Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si merasa bersyukur niat baik kedua belah pihak telah tuntas diselesaikan.

“Masing-masing pun telah menyampaikan, dari pelaku pun juga sudah menyampaikan permohonan maaf yang di timpali dengan ketua paguyuban batak, dan ketua lembaga adat tidung juga mengatakan bahwa permasalahan ini tuntas, kekeluargaan tetap terjalin seperti biasanya.”ungkapnya

Lebih lanjut “Kabupaten malinau sendiri terdiri dari 11 suku asli malinau dan 15 paguyuban yang ada dimalinau selama ini memang berhimpun dan bergerak bersama dalam membangun, namun ada kelalaian dari anak-anak kita dari paguyuban batak yang mengunggah di media sosial mengakibatkan ketersinggungan suku tidung.

Alhamdulillah atas inisiasi kedua belah pihak yang proaktif melaksanakan diskusi adat dan paguyuban menerima keputusan lembaga adat besar tidung kabupaten malinau sehingga terjalinlah kesepakatan yang ditetapkan dengan prosesi adat suku tidung di balai adat suku tidung.”

Pemerintah menghimbau kedepan agar saling menjaga asa, perasaan dan lain-lain dalam bermedia sosial, karena berdampak sangat luas.

Wabup Jakaria mengapresiasi lembaga adat besar tidung kabupaten malinau yang telah mengambil langkah cepat sehingga meredam permasalahan berkembang diluar, sehingga bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Wabup berharap, seluruh masyarakat malinau yang berbagai etnis, berbeda etnis, agama dan suku. supaya bisa lebih menjaga antara satu dan yang lain, agar terus terjalin kerukunan di kabupaten malinau kedepan. (*).