TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri acara keagamaan seperti “Ngobrol Perkara Islam” dan peringatan hari besar Islam untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam memakmurkan masjid.
Kegiatan perdana bertajuk “Ngobrol Perkara Islam”. Untuk bincang keagamaan yang membawa nuansa segar ini rencananya akan dijadikan sebagai agenda rutin untuk mempererat silaturahmi dan memperdalam wawasan keislaman masyarakat.
Turut hadir pada kegiatan ini Imam dan jajaran Badan Pengelola Masjid Raya Baitul Izzah, Ketua FKUB Tarakan, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan, K.H. Abd. Samad, Lc., yang sekaligus mengisi ceramah perdana.
Wali Kota memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Masjid Raya Baitul Izzah. Beliau menyoroti perkembangan positif tata kelola masjid yang dinilai semakin profesional dan menunjukkan kemajuan yang signifikan dari waktu ke waktu.
Sorotan Terhadap Perkembangan Positif Masjid, Pusat Pemberdayaan, Masjid kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritul, tetapi juga sebagai pusat peradaban, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Pihak masjid harus memberikan peran Aktivitas dan Kreatif, dengan adanya ajakan untuk meramaikan masjid dengan kegiatan-kegiatan positif dan kreatif, khususnya bagi generasi muda.
Selain itu Pembangunan Fisik & Spiritual, Pembangunan masjid dinilai sebagai wujud cinta umat kepada Allah SWT, sekaligus meningkatkan syiar Islam.
Penguatan Iman dan Akhlak, Peran masjid ditekankan untuk memperkuat iman dan akhlak mulia masyarakat, terutama dalam peringatan Nuzulul Quran.
Dalam berbagai kesempatan, Wali Kota mengajak masyarakat dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk berkolaborasi memakmurkan masjid, menjadikannya pusat kegiatan kemasyarakatan yang strategis.
Momen pembukaan acara ini juga dimaknai Wali Kota sebagai tonggak sejarah yang bernilai pahala berkelanjutan.
“Ini menjadi sejarah dan monumen penting untuk terus menjadi amal jariah kita semua,” ungkap dr. Khairul di hadapan para hadirin.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi soliditas para pengurus masjid. Ia menaruh harapan besar agar inovasi dan kekompakan tersebut dapat mengantarkan Masjid Raya Baitul Izzah mencapai visi besarnya sebagai pusat ibadah yang makmur dan selalu diramaikan oleh jemaah.
“Badan pengelola juga sangat kompak dan saya berharap agar semakin membaik. Suatu ketika, kita berharap agar masjid ini dapat menjadi seperti Masjid Istiqlal yang semua waktunya selalu penuh,” tambahnya penuh harap.
Kegiatan “Ngobrol Perkara Islam” ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah diskusi ilmu agama yang interaktif, tetapi juga menjadi daya tarik yang perlahan-lahan mewujudkan harapan Wali Kota agar masjid kebanggaan warga Tarakan tersebut selalu dipenuhi jemaah di setiap waktu salat. (*)





















