TEROPONGBORNEO.MY.ID, BONTANG – Pemkot Bontang merealisasikan program Rantang Kasih, pada hari rabu (2/3). Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Bachtiar Mabe mengatakan, ada 88 penerima yang tersebar di 11 kelurahan.
Nantinya, penerima itu akan mendapatkan bantuan makanan siap santap tiap hari dua kali. Pengelolaan program ini dipercayakan kepada kelompok masyarakat (pokmas) yang terbentuk. Terdapat tiga pokmas yang dipilih. Masing-masing bertugas untuk tiap kecamatan. “Ada proses seleksi saat penentuan pokmas ini,” kata Mabe.
Adapun 88 penerima itu hasil seleksi oleh tim kota. Mencakup Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), Dinas Koperasi, UKM-Perdagangan, Dinas Kesehatan, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKP-BJ), serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Kelurahan, dan Kecamatan.
Dari pengajuan sebelumnya, yakni 10.085 orang. “Sesuai perwali, indikator penerima ialah lansia miskin, tidak mempunyai keluarga di Bontang, serta berusia di atas 60 tahun,” ucapnya.
Penggantian penerima bantuan makanan ini bisa dilakukan di bulan berikutnya. Dengan syarat penerima itu telah meninggal dunia atau pindah domisili. Ke depan, penggantian ini akan dimasukkan dalam perubahan SK Wali Kota.
“Tiap rantang yang diberikan ini seharga Rp 30 ribu. Ini sudah memenuhi standar gizi, yakni empat sehat lima sempurna,” tutur dia. Jika diakumulasikan, pemkot mengucurkan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk program ini dalam setahun.
Sementara, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam mempertanyakan proses seleksi yang dilakukan oleh tim. Pasalnya, beredar informasi bahwa ada penerima yang dipandang tidak sesuai kriteria. “Kalau melihat foto ini apa tidak salah sasaran pemkot,” kata Andi Faiz.
Politisi Golkar ini meminta agar ada evaluasi ke depannya. Jangan sampai justru ada masyarakat yang membutuhkan tetapi tidak terjaring. Sehingga, tujuan dari program ini justru tidak tercapai. “Mohon supaya lebih tepat sasaran penerimanya sehingga manfaatnya terasa buat masyarakat yang benar-benar memerlukan,” sebutnya.
Dissos-PM pun berjanji akan melakukan evaluasi. Penambahan akan dilakukan pada APBD Perubahan mendatang. (admin*/05)
























