BALIKPAPAN – Tahun ini, calon peserta didik sudah menyerbu SMP 27 Balikpapan. Khususnya dari jalur domisili dan afirmasi. Semua sudah memenuhi kuota yang tersedia.
Sebagai informasi, tahun ini merupakan penerimaan siswa angkatan pertama SMP 27. Total formasi tersedia untuk 128 siswa yang terbagi dari berbagai jalur sistem penerimaan murid baru (SPMB).
Teranyar SMP 27 Balikpapan masih menyisakan kuota jalur reguler untuk 19 siswa. Ini berasal dari gabungan kuota prestasi dan mutasi yang belum terisi maksimal.
“Ada prestasi akademik, prestasi ujian sekolah berstandar kota (USBK), dan mutasi,” ujar Kepala SMP 27 Balikpapan Jamaluddin. Dia berharap seluruh kuota ini bisa terpenuhi.
Siswa bisa mengakses lintas zona atau wilayah di jalur reguler. Jamal bercerita, ada beberapa peserta saja yang tidak mendaftar ulang atau kini disebut lapor diri.
“Itu hanya satu dua orang dan kami sudah konfirmasi lewat WhatsApp dan telepon, khawatirnya mereka tidak tahu caranya atau mungkin lupa,” bebernya.
Sehingga pihak sekolah menghubungi calon peserta didik untuk mengingatkan lapor diri. Hasilnya sebagian ada yang memang tidak tahu cara lapor diri.
“Kalau memang kebingungan bisa tanya ke sekolah, kami bantu caranya,” imbuhnya.
Selain itu, ada pula calon peserta yang mengundurkan diri. Kemungkinan karena SMP 27 hanya opsi untuk mengisi dalam SPMB. Karena setiap siswa wajib memilih empat sekolah negeri.
Kalau secara umum, rata-rata calon peserta didik sudah mendaftar ulang hingga 95 persen,” jelasnya. Termasuk untuk kuota penyandang disabilitas sudah terpenuhi 4 siswa.
Menurutnya selama gelaran SPMB, pihaknya tidak mengalami kendala signifikan. Masyarakat hanya sempat bingung dalam pembagian wilayah domisili.
Akhirnya datang ke sekolah untuk memastikan. “Kami buka loket informasi membantu orangtua murid yang masih bingung atau tidak tahu cara daftar ulang,” tutupnya. (***).
























