BULUNGAN – Koordinasi dalam rangka update transaksi keuangan daerah merupakan langkah strategis yang krusial, terutama di tahun 2026, untuk memastikan pengelolaan APBD yang modern, transparan, dan akuntabel.
Fokus koordinasi ini adalah percepatan realisasi APBD, peningkatan pendapatan asli daerah, dan sinkronisasi data transaksi keuangan (termasuk non-tunai) antara pemerintah pusat dan daerah.
Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bulungan tidak hanya terbatas pada kegiatan yg bersifat formal seremonial belaka, tapi juga kegiatan bisa seperti melakukan koordinasi dan rekonsiliasi pada kegiatan yang bersifat informal.
Bapenda sebagai sekretaris umum TP2DD Bulungan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan isntansi terkait, termasuk instansi dengan Bankaltimtara Cabang Tanjung Selor, untuk saling tukar menujar informasi akurat kedua belah pihak.
Koordinasi dalam berbagai hal termasuk Mempersiapkan kegiatan formal seperti High Level Meeting (HLM) yang menjadi agenda Wajib Sesuai amanat Peraturan Presiden harus dilaksanakan dua kali dalam setahun atau setiap satu semester.
Manfaat lain adalah mendorong penyamaan dan sinkronisasi data terkait transaksi keuangan daerah khususnya pajak dan retribusi daerah.
“Kuncinya siapapun yang memiliki waktu dan gagasan bisa menginisiasi pertemuan apalagi yang bersifat informal dengan tujuan meng-update data dan informasi kekinian dengan para pihak” tutur Zulkifli Salim diruang kerjanya. Kamis (26/2/2026).
Berdasarkan informasi terkini, TP2DD Kabupaten Bulungan memang tidak terbatas pada seremonial, melainkan fokus pada aksi nyata dan koordinasi operasional untuk mempercepat digitalisasi. (*)





















