BULUNGAN – Staf ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Bulungan, HM. Zulkifli Salim, SE, M.Si mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan dan seluruh desa yang ada di Kabupaten Bulungan yang turut andil dalam pelaksanaan Birau 2025 kali ini sekaligus memperkenalkan berbagai macam produk dari masing-masing desa.
HM. Zulkifli Salim, SE, M.Si menjelasakan sejak 13 Oktober kita menggelar kegiatan, tidak kurang dari 162 UMKM yang terlibat langsung di Kebun Raya Bunda Hayati setiap harinya, sehingga event ini dapat menampilkan, mendorong, dan terus meningkatkan produk-produk UMKM Kabupaten Bulungan.
Diketahui, 74 desa dan 7 kelurahan turut hadir dalam rangkaian syukuran yang dimulai sejak 5 Oktober dengan adanya pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II yang diikuti 10 kecamatan. Lalu pada 6 – 8 Oktober berlangsung Festival Sungai Kayan yang diikuti lebih dari 3 ribu pendayung. Dan pada 13 sampai 18 Oktober dilaksanakan pagelaran seni budaya hingga pameran stan produk-produk unggulan 74 desa dan 7 kelurahan se-Bulungan di Kebun Raya Bunda Hayati di Jalan Sengkawit.
Lanjut di Katakan HM. Zulkifli Salim, SE. M.Si, hadirnya UMKM memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat setempat mengingat perputaran barang dan uang dalam satu hari cukup besar. masyarakat di semua instansi di kebun raya Bunda Hayati ini yang rata-rata berkisar antara 2 hingga 5 juta rupiah lebih perhari dan berlangsung dengan sangat baik serta berdampak positif pada pergerakan ekonomi masyarakat”, terangnya.
Nanti, dirinya berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Artinya, saat kita memperingati nanti, meskipun hanya sebuah harapan, peringatan tersebut tidak sekedar seremonial tahunan saja, tapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk peningkatan ekonomi dan pelestarian budaya.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan agar HUT ke-65 Kabupaten Bulungan dan ke-235 Kota Tanjung Selor berdampak positif, diantaranya peringatan HUT tersebut dapat menjadi ajang untuk mempromosikan produk UMKM lokal dan meningkatkan perputaran ekonomi di masyarakat.
Selanjutnya terkait dengan festival budaya yang digelar saat HUT Kabupaten Bulungan ke-65 dan Kota Tanjung Selor ke-235 menurutnya, dapat menggali dan melestarikan potensi budaya Bulungan yang beraneka macam suku, adat dan istiadat. Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan. “Seperti di tahun ini, adanya pawai pembangunan, pameran pembangunan (Birau Expo), bazar, lomba dan pertunjukan yang akan memberikan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerahnya,” terangnya.
Kemudian, lanjutnya, untuk peningkatan kualitas hidup, secara keseluruhan harus dengan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif dari seluruh pihak. “Karena, peringatan HUT Kabupaten dan Kota dapat menjadi menjadi momentum penting untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bulungan,” tandas Staf ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Bulungan, HM. Zulkifli Salim, SE, M.Si. (RedS).




















