MAKASSAR – Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H., menjelaskan tentang Program Desa Sarjana Unggul yang terus berlanjut pada periode kepemimpinannya. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia di setiap desa, dengan menyesuaikan jurusan pendidikan sesuai potensi dan kebutuhan wilayah.
Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya memberikan beasiswa, tetapi juga menanggung seluruh biaya pendidikan hingga kebutuhan hidup mahasiswa, dengan ikatan untuk kembali mengabdi di daerah asal setelah lulus.
Hal ini ia sampaikan saat bersilaturahmi dan audiensi bersama mahasiswa asal Kabupaten Malinau yang sedang menempuh pendidikan di Makassar, Jumat (25/4/2026).
“Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi daerah. Setelah lulus, kalian harus kembali dan membangun desa masing-masing,” jelasnya.
Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya terkait kebutuhan asrama di Makassar serta keberlanjutan program beasiswa hingga jenjang profesi dan pascasarjana.
Menutup arahannya, Bupati Malinau mengajak seluruh mahasiswa untuk tetap percaya diri, terus meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.
“Kalian adalah masa depan Malinau. Kesempatan tidak datang dua kali. Jika ada peluang, ambil dan maksimalkan,” pungkasnya. (*)





















