PELAIHARI – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Kawasan Jembatan Bambu, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, malam tadi sekitar pukul 22.30 Wita.
Insiden tersebut langsung menyebar luas di berbagai grup percakapan media sosial warga Tala karena kondisi kendaraan yang terlihat cukup parah. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan kecelakaan melibatkan sebuah truk tronton dan kendaraan roda dua.
Dalam kejadian itu, dua orang pengendara sepeda motor yang dikabarkan adalah pasangan suami istri warga Desa Sungaijelai, Kecamatan Tambangulang, menjadi korban.
Sementara itu, sopir truk tronton disebut mengalami luka berat setelah bagian kakinya terjepit di dalam kabin kendaraan.
Usai kecelakan itu, truk tronton tersebut tercebur ke bawah jembatan dengan posisi sekitar tiga meter dari permukaan Jalan A Yani setempat.
Lokasi kejadian sendiri merupakan jalur utama poros Pelaihari–Banjarmasin yang cukup ramai dilalui kendaraan besar pada malam hari.
Sejumlah relawan yang berada di lokasi langsung membantu proses evakuasi korban bersama warga sekitar. Evakuasi cukup sulit karena lokasi gelap.
“Lakalantas tersebut sudah ditangani Piket Gakum Unit Laka Polres Tanah Laut,” ujar seorang relawan.
Salah seorang pengendara yang melintas usai kejadian mengaku kondisi di lokasi cukup tragis.
Ia melihat truk berada jauh di bawah jembatan dengan kondisi ringsek.
“Cukup ngeri melihatnya, truk jatuh ke bawah jembatan. Saat itu saya sedang perjalanan pulang dari Banjarmasin,” ujar Irwansyah, pengendara yang sempat singgah di lokasi, tuturnya, Rabu (13/5/2026).
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Petugas masih melakukan penanganan dan pendataan lebih lanjut terkait identitas korban maupun kronologi lengkap insiden itu. #




















