Warga Tumpah Ruah, Pawai Budaya 2025 Kembali Sajikan Hiburan dan Budaya di Momen Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan Kabupaten Bulungan ke-65

Bupati Bulungan Syarwani S.Pd. M.Si di damping istri, Wakil Bupati Bulungan Kilat A. Md berserta istri beserta rombongan OPD, Asisten dan Staf Bulungan mengawali langkah Birau Pawai Budaya 2025.

BULUNGAN – Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati ruas jalan di pinggiran Sungai Kayan, Birau atau Pawai Budaya 2025 mulai lapangan Jalan Ahmad Yani titik kumpul hingga rute jalan S. Parman, Jalan Soedirman, Jalan Katamso hingga finish titik kumpul kembali di Tugu Cinta Damai untuk menyaksikan akhir perjalan Pawai Budaya Bulungan 2025. Pada Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan yang dihelat Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan Kabupaten Bulungan ke-65 ini mengusung tema “Bulungan Berdaulat, Unggul dan Berkelanjutan”. Dan lebih dari 11 ribu peserta dari berbagai suku, agama dan adat istiadat turut serta, baik berbagai instansi Pemerintah, Desa, Kecamatan, Lembaga, komunitas kelompok masayrakat hingga perusahan swasta yang ada untuk ambil bagian menampilkan beragam seni dan budaya Nusantara.

Pawai Budaya 2025 saat ini langsung di resmikan oleh Bupati Bulungan Syarwani S.Pd. M.Si di damping istri, Wakil Bupati Bulungan Kilat A. Md berserta istri, Sekretaris Daerah Bulungan Risdianto. M.Si, Kepala OPD Asisten dan staf Ahli turut andil. Dan lebih menarik lagi Bupati Bulungan beserta rombongan memimpin jalannya pawai budaya 2025.  “Seru sekali, setiap kelompok menampilkan keunikan masing-masing. meriah dan penuh energy walau terik panas membakar badan. Anak-anak juga senang melihat pakaian adat yang berwarna-warni,”.

Kegiatan seperti ini pastinya ditunggu-tunggu oleh warga Tanjung Selor – Bulungan baik luar kota. Selain hiburan, pawai budaya juga jadi pengingat bahwa kita punya kekayaan seni dan tradisi yang harus dijaga.

Bupati Bulungan Syarwani menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi para seniman dan generasi muda untuk berkarya. Ya. Dengan semangat kebersamaan, Pawai Budaya Bulungan 2025 menjadi bukti bahwa kreativitas dan kearifan lokal dapat menjadi kekuatan dalam membangun kota yang berkarakter sekaligus memperkokoh identitas budaya bangsa.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa keberagaman suku dan agama di Bulungan adalah kekuatan, bukan perbedaan. “Hari ini kita buktikan, seluruh suku dan agama hadir mensukseskan pawai budaya tanpa melihat latar belakang. Inilah Bulungan yang sesungguhnya  kuat dalam keberagaman,” tegasnya.

Pawai budaya tahun ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat Bulungan dalam menjaga tradisi, menguatkan persaudaraan, dan menatap masa depan dengan kebanggaan akan jati diri daerahnya.

Bupati berharap, adanya event seperti ini adalah bentuk perwujudan nyata bahwa makna sejahtera, yang tersemat di dalam kata “BULUNGAN BISA” pada kata bersorak, itu benar-benar ada dan dapat dirasakan masyarakat. (RedAS)