SAMARINDA – SMK Kesehatan Samarinda menggelar acara pengambilan sumpah dan pelantikan asisten tenaga kesehatan sekaligus pelepasan kelulusan siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) pada Selasa (6/5/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Hotel Swiss-Belhotel Samarinda dan dihadiri oleh para siswa, orang tua, serta tamu undangan.
Acara ini menjadi momen penting bagi para lulusan, khususnya asisten tenaga kesehatan yang secara resmi memasuki dunia kerja dengan tanggung jawab profesional. Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), Muhammad Faisal, menekankan pentingnya sumpah bagi tenaga kesehatan.
“Kami dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) menegaskan bahwa sumpah ini penting karena para lulusan akan menangani dan mengurusi makhluk hidup. Ada hal-hal yang harus diprioritaskan, dijaga, dan dirahasiakan, yang berbeda dengan kelulusan SMK lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam dunia kesehatan terdapat etika dan regulasi yang mengharuskan tenaga kesehatan menjaga kerahasiaan pasien.
“Bukan hanya tidak boleh dibicarakan, tetapi juga tidak boleh didokumentasikan, baik dalam bentuk foto maupun lainnya. Ini penting untuk diperhatikan, apalagi di era digital saat ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muhammad Faisal menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat dan telah masuk ke dalam dunia kerja. Ia mendorong para lulusan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi, namun tetap tidak melupakan dasar-dasar ilmu yang telah dipelajari.
“Teknologi memang memudahkan, tetapi jangan sampai kita bergantung sepenuhnya. Hal-hal dasar tetap harus dipahami dan dikuasai,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial, terutama bagi tenaga kesehatan yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kerahasiaan data dan informasi pasien.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Faisal turut memimpin pembacaan sumpah dan pelantikan para asisten tenaga kesehatan. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat, disaksikan oleh seluruh tamu undangan dan orang tua siswa.
Selain itu, pihak sekolah juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung anak-anak mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan SMK Kesehatan Samarinda terus melahirkan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan mampu mengikuti perkembangan zaman seiring dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik dan sistem pembelajaran. **




















