BULUNGAN – Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Bulungan menggelar workshop peningkatan kompetensi guru dan orangtua dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi tingkat PAUD di Aula Gedung TP PKK di Jl Kolonel Soetadji pada Kamis pagi (4/6).
Bupati, Syarwani, S.Pd, M.Si membuka kegiatan yang mengusung tema “Ma..Kenali Aku Sedari Dini” dan berpesan agar tidak ada diskriminasi terhadap anak murid termasuk kepada anak berkebutuhan khusus.
Diterangkan, kegiatan workshop bagi guru dan orangtua ini sangat penting untuk mengenali karakteristik, kebutuhan, potensi dan tumbuh kembang setiap anak sejak usia dini agar mereka mendapatkan layanan pendidikan yang tepat dan optimal.
“Perlakukan semua murid tanpa membedakan serta tidak ada diskriminasi terhadap anak murid,” pesan Bupati.
Diingatkan, pada jenjang PAUD jangan dipaksakan anak didik untuk bisa membaca atau menulis karena yang terpenting adalah membangun karakter anak. Antara lain karakter untuk saling menolong, membantu sesama, bekerjasama dan sebagainya.
Kegiatan turut diisi penandatanganan MoU Bunda PAUD Kabupaten Bulungan dengan Yayasan Faqih Hasan Centre terkait pendidikan inklusi.
Bunda PAUD Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani dalam kesempatan sama berharap, seluruh satuan PAUD dan sekolah di Bulungan semakin siap memberikan layanan pendidikan yang inklusif, ramah anak dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
“Tema kegiatan ini mengingatkan kita bahwa setiap anak sesungguhnya sedang menyampaikan pesan kepada orang dewasa di sekitarnya agar mereka dipahami, didengarkan dan didampingi sesuai kebutuhan masing-masing,” jelasnya. (*)
























