SAMARINDA – Kondisi kebersihan jalan poros Samarinda menuju Bandara APT Pranoto menjadi perhatian serius Pemkot Samarinda. Menyikapi hal ini, Pemkot menjadwalkan kegiatan bersih-bersih massal pada Minggu (4/5) mendatang.
Walikota Samarinda, Andi Harun menyampaikan bahwa pembersihan jalan ini sangat penting mengingat banyaknya sedimentasi dan sampah yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Belum lagi dari Jalan A Yani, Jalan DI Panjaitan hingga ke menuju bandara APT Pranoto di Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara.
“Pada beberapa ruas jalan, sedimentasi sejajar dengan jalan mulai dari Masjid Babul hingga ke depan pompa bensin. Jalanan kotor karena adanya parkiran truk yang menyebabkan penurunan permukaan jalan,” jelas Andi Harun, Jumat (2/5).
Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemkot mengerahkan berbagai pihak terkait. Yiatu Dinas Perhubungan (Dishub) dan Pemadam Kebakaran (PMK) akan melakukan penyiraman jalan, sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertugas mengangkut lumpur dan pasir.
Camat setempat juga memberikan dukungan penuh terkait pengelolaan sampah dan koordinasi kewilayahan. Andi Harun menegaskan pentingnya sinergi antara Pemkot dan Pemerintah Provinsi, karena banyak masyarakat atau netizen belum paham status jalan ini, apakah milik kota, provinsi, atau negara.
“Sepanjang ada di Samarinda, ya disebut jalan pemkot. Padahal ada pembagian wewenang,” ujarnya.
Tetapi dengan sinergi ini diharapkan jalan yang ada saat ini kondisinya bersih dari sampah hingga sedimentasi pada drainase.“Saya berharap koordinasi pemeliharaan jalan dengan provinsi berjalan baik,” singkatnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di jalan, terutama di jalur utama menuju bandara. Termasuk bagi kendaraan yang menuju ke lintas kota seperti Bontang hingga Kutai Timur, agar tidak membuang sampah dari kendaraan ke tepi jalan. (Red).

























