TARAKAN – Kecamatan Tarakan Utara mengelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan Tarakan Utara Tahun 2026, Pada Rabu (04/02/2026) Di Gedung Serbaguna Kantor Kecamatan Tarakan Utara.
Kegiatan Musrembang langsung di hadiri Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, di hadiri Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H Beserta Jajaran, Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Lurah, TNI, Polres, Anggota DPRD Tarakan dan tokoh masyarakat.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, dalam sambutanya, Musrenbang ini bertujuan untuk menampung dan menetapkan prioritas kebutuhan masyarakat yang dihimpun melalui musyawarah perencanaan di tingkat bawah, mulai dari Rembuk RT, serta melakukan klarifikasi program, kegiatan, dan subkegiatan sesuai kamus usulan yang akan menjadi prioritas pembangunan Kota Tarakan Tahun 2027 dan dibahas pada Musrenbang tingkat kota.
Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa Musrenbang tahun ini memiliki makna strategis karena merupakan penjabaran tahun kedua RPJMD Kota Tarakan 2025–2029, sehingga diperlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Kota Tarakan.
Sejumlah isu strategis yang menjadi fokus antara lain penguatan daya saing sumber daya manusia dan inklusi sosial, peningkatan pelayanan infrastruktur dasar, pemerataan pembangunan ekonomi, penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif, serta penciptaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan ketahanan bencana. dan Mengacu pada isu strategis tersebut, Pemerintah Kota Tarakan mengusung tema pembangunan Tahun 2027, yaitu “Percepatan Pengembangan Kota Cerdas yang Berdaya Saing dan Maju Menuju Masyarakat Sejahtera.”
Sementara Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H dalam menyampaikan laporan singkat terkait progres perencanaan pembangunan di wilayah kami. Kecamatan Tarakan Utara terdiri dari 3 (tiga) kelurahan dengan jumlah 52 RT. Kami laporkan bahwa seluruh kelurahan telah melaksanakan Rembug RT sebagai tahapan awal penjaringan aspirasi masyarakat. Dari forum tersebut telah dihasilkan berbagai usulan pembangunan, baik yang bersifat fisik dan prasarana (Fispra) maupun sosial budaya (Sosbud), yang mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di lingkungan masing-masing.
Adapun rincian usulan yang kami sampaikan adalah sebagai berikut : Kelurahan Juata Permai dengan 21 RT : 51 usulan Fispra dan 15 usulan Sosbud. Kelurahan Juata Laut dengan 20 RT : 93 usulan Fispra dan 50 usulan Sosbud. Kelurahan Juata Krikil dengan 11 RT : 71 usulan Fispra dan 24 usulan Sosbud, serta terdapat 13 usulan tambahan. Seluruh usulan Fispra dari ketiga Kelurahan tersebut telah melalui proses penentuan skala prioritas P1, P2, dan P3.
Usulan-usulan ini kemudian dihimpun di tingkat Kelurahan dan dibawa ke forum Musrenbang Kecamatan untuk diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah. Proses ini merupakan bentuk nyata dari perencanaan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pada tahapan Musrenbang Kecamatan ini, pembahasan kembali dilakukan secara lebih fokus, di mana dari masing-masing kelurahan tidak seluruh RT hadir, melainkan melalui delegasi kelurahan, serta dihadiri oleh beberapa perangkat daerah yang terkait langsung dengan usulan di wilayah Kecamatan Tarakan Utara.
Kami berharap pembahasan usulan dapat berjalan lebih efektif, fokus, dan mendalam sesuai dengan bidangnya masing-masing. Melalui forum ini pula, kami berharap terbangun sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah kelurahan, kecamatan, dan perangkat daerah terkait, sehingga seluruh usulan yang dibahas dapat dikawal bersama dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Ketua RT, lurah, dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif sejak Rembug RT hingga Musrenbang Kecamatan ini. Semoga ikhtiar bersama ini dapat mewujudkan Tarakan Utara yang Damai, Sehat, dan Sejahtera. **





















