JAKARTA – Muhammad Riski Aditya, seorang anak SD yang menjadi tulang punggung bagi tiga adiknya, mendapat bantuan dari Presiden Joko Widodo setelah kisahnya menggugah perasaan banyak orang.
Tinggal bersama neneknya di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Riski harus berjualan keripik dan cireng di sekolah serta di tempat-tempat lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kisah pahit yang dijalani Riski, yang kehilangan ibu dan tidak memiliki kabar tentang ayahnya, menarik perhatian Presiden Joko Widodo.
Melihat kegigihan Riski yang berusaha memenuhi kebutuhan keluarganya, Presiden memerintahkan aparat dan jajarannya untuk memberikan bantuan, termasuk mendaftarkan keluarganya pada beberapa program bantuan sosial.
Dandim 0418/Palembang, Kolonel Czl Arief Hidayat, turut hadir dalam penyerahan bantuan kepada keluarga Riski. Selain bantuan presiden, mereka juga menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta berbagai jenis bantuan sosial lainnya yang digulirkan pemerintah untuk warga miskin.
Riski pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas bantuan yang diberikan. “Saya terima kasih saja dengan bapak Presiden. Terima kasih sudah membantu kami, sudah peduli dengan adik-adik Riski,” ujarnya dengan senyum mengembang.
Kisah inspiratif Riski telah menyentuh banyak hati, menunjukkan ketabahan dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi cobaan hidup.
Semoga dengan bantuan yang diterimanya, Riski dan keluarganya dapat melangkah lebih baik ke depannya. (**)
By Admin.

























