MALINAU – Bunda Literasi Ny. Maylenty Wempi, SE hadiri Audensi Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Pemda Malinau, Bunda Literasi, Pokja Bunda Literasi, IKBM dan Penggiat Literasi yang di selenggarakan di Laga Feratu, Pemda Malinau. Jumat (06/02/26) pagi
Gerakan literasi di Kabupaten Malinau menjadi fokus utama sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis di masyarakat. “Literasi dianggap sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, keluarga, dan komunitas”.
Gerakan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk ibu-ibu yang berperan aktif dalam menyebarluaskan literasi hingga ke desa-desa terpencil. “Meskipun menghadapi tantangan geografis dan keberagaman budaya, literasi dijadikan jembatan untuk pemerataan pendidikan dan penguatan identitas daerah”.
Pemerintah daerah mendukung gerakan ini dengan menyediakan fasilitas dan sarana pendidikan. Literasi tidak hanya dipandang sebagai program sektoral, tetapi sebagai gerakan yang dimiliki bersama oleh masyarakat.
Kegiatan literasi mencakup komunikasi, berpikir kritis, dan pembentukan karakter, serta didukung oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tersebar di berbagai desa. “Gerakan ini juga bertujuan untuk memperkuat ekosistem literasi dan memastikan literasi tumbuh sebagai budaya berkelanjutan”.
Dukungan dari pemerintah daerah dan kolaborasi dengan komunitas literasi menjadi kunci keberhasilan gerakan ini. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan literasi dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan manusia di Kabupaten Malinau. ***




















