Bupati Malinau Pantau Proses Pendistribusian Hewan Qurban

MALINAU, teropongborneo.my.id – Bupati Malinau Wempi W Mawa, SE didampingi Wakil Bupati Jakaria, SE., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., MM dan Staf Ahli Bupati Malinau Dr. M. Fiteriady, S.STP., M.Si Bidang Aparatur Pelayanan Publik Dan Hubungan Antar Lembaga memantau langsung proses pemotongan hewan kurban yang telah dibagikan ke setiap masjid-masjid yang ada di Malinau, Selasa (20/7).

Bupati dan wakil bupati beserta rombongan memulai dari Masjid Agung Darul Djalal Kabupaten Malinau di Desa Malinau Hulu, lalu dilanjutkan ke Masjid An-Nur Desa Malinau Kota hingga ke Masjid Islamic Centre, Desa Malinau Seberang dan beberapa Masjid lainnya.

Setelah usai memantau pemotongan hewan qurban saat diwawancara, Bupati Malinau mengatakan kehadirannya secara langsung pada proses pemotongan hewan kurban tidak lain menindaklanjuti dari pemberian secara simbolis di Masjid Agung Darul Djalal. “Saya menyaksikan langsung pemotongan hewan kurban ini dan prosesnya berjalan dengan baik, “katanya.

Dikatakannya, pada pelaksanaan protokol kesehatan dimana seluruh panitia dan pemotong hewan kurban menerapkan protokol kesehatan. “Tentunya kami dari pemerintah daerah sangat berterima kasih, karena dalam proses pemotongan hewan kurban dilaksanakan dengan protokol kesehatan, ” Ujarnya.

Bupati Malinau berharap kepada seluruh panitia masjid dan RT, Pemerintah Desa, kecamatan dalam pendistribusian daging hewan kurban dapat didistribusikan dengan benar dan tepat sasaran. “Saya harapkan bisa didistribusikan apa yang sudah menjadi ke tatapan dalam membagikan hewan kurban ke masyarakat yang membutuhkannya, ” Jelasnya.

Yang terpenting, Bupati Malinau mengatakan, daging hewan kurban yang didistribusikan kepada masyarakat dalam keadaan sehat dan halal. “Kami harapkan daging yang didistribusikan sehat dan halal, ” Katanya.

Bupati Malinau juga menambahkan, pemotongan hewan kurban ini sebagai salah satu bentuk ibadah. “Dan melalui hari raya idul adha ini mari kita bersama sama berdoa agar sekiranya pandemi covid 19 cepat berlalu. Terpenting itu, bagaimana mendisiplinkan protokol kesehatan,”pungkasnya. (red-angga)

sumber : Prokompim