MALINAU, teropongborneo.my.id – Lokakarya penyampaian laporan hasil pilot perencanaan program peningkatan mutu pendidikan dasar (P3MPD) Kabupaten Malinau tahun 2021 yang dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of understanding (MoU) kerjasama antara Dinas Pendidikan Malinau dengan PT. MA-BDMS dan penyerahan secara simbolis modul belajar literasi dan numerasi kurikulum khusus, secara Virtual berlangsung diruang Laga Feratu Lantai III Kantor Bupati Malinau Jumat, (15/7)
Bupati Malinau Wempi W Mawa diwawancarai usai menutup kegiatan Lokakarya P3MPD Kabupaten Malinau tahun 2021 mengatakan ” Untuk mencapai suatu inovasi itu, literasi strategi-strategi pendidikan yang berkualitas itu harus dimulai pertama dari manusianya, para pendidik, kedua perangkat yang digunakan metode yang dilakukan ini yang harus kita siapkan dan yang ketiga perencanaan, oleh sebab itu saya tegaskan apa yang telah tercapai selama ini, akan kita teruskan, tetapi strateginya yang berbeda dalam situasi pandemi Covid-19 ini.,” ucapnya
Bupati Wempi mengungkapkan “Inovasi itu perlu kreatifitas dari para pendidik, pengajar dibutuhkan dalam kecepatan melakukan strategi-strategi agar tercapailah strategi pendidikan inovasi yang dimaksud dengan literasi-literasi yang sudah direncanakan oleh tim tadi bersama dengan tim P3MPD yang sudah memberikan rekomendasi ada tiga rekomedasi yang telah disampaikan kepada kepala daerah tadi, ini yang saya tekankan sehingga strategi-strategi ini harus kita capai dalam situasi pandemi ini,” pungkasnya, (RED-ANGGA)
Sumber : Prokompim





















