Bupati : Evaluasi PPKM Mikro, Mobilitas Warga Diperketat

BULUNGAN, teropongborneo.my.id – Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto meminta kepada gubernur, bupati dan walikota se-Indonesia untuk memperketat mobilitas di wilayah masing-masing untuk menekan adanya kenaikan kasus Covid-19.

Saat ini terdapat varian baru virus Covid-19 yaitu Varian Delta SARS-CoV-2 (SARS-CoV-2 Delta variant) yang lebih menular dari varian-varian Covid-19 lainnya. Hal itu disampaikan dalam rapat virtual evaluasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro yang turut diikuti Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Direktur RS Soemarno Sosroatmodjo di Ruang Rapat Bupati pada Rabu siang (7/7).

“Saya meminta agar pelaksanaan PPKM Mikro diperketat, khususnya mobilitas warga,” ucap Airlangga. Dijelaskan, varian Delta Covid-19 merupakan salah satu varian baru virus corona yang tengah mewabah di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Memiliki kemampuan transmisi atau penularan yang sangat tinggi, varian ini lebih mudah menular dibandingkan varian lainnya.

Sementara, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani menjelaskan, menyikapi pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah menambah alokasi anggaran pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp1,1 triliun untuk pengembangan RS darurat, penanganan pasien isolasi Covid-19 di hotel, serta repatriasi atau kembalinya pekerja migran Indonesia. (red-LS)