TEROPONGBPRNEO.MY.ID, TANA PASER – Polres Paser bersama Pemkab Paser terus berupaya melakukan monitoring kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman) yang belum lama ini terpapar Covid-19. Monitoring yang dilakukan berupa pengecekan kesehatan dan pemberian bantuan bagi masyarakat isoman, yang tidak bisa melakukan mobilitas.
Bupati Paser Fahmi Fadli mengatakan, bantuan berupa paket sembako telah disalurkan melalui unsur Muspika dan polsek jajaran untuk diberikan kepada warga yang tengah isoman.
“Bantuan telah kami serahkan kepada camat dan kapolsek, yang selanjutnya diserahkan kepada warga secara langsung dengan mendatangi rumah mereka, guna memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari,” kata Fahmi, (8/2).
Dijelaskan, pemberian bantuan paket sembako merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang menjalani isoman. Dengan mereka yang melakukan isolasi mandiri, ini merupakan upaya dalam mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 semakin luas.
“Ini bentuk kepedulian kami dari pihak pemerintah serta menekan paparan Covid-19 di Paser yang saat ini tiba-tiba melonjak,” ucapnya.
Kasi Humas Polres Paser AKP Kamin mengatakan, pihaknya akan selalu membantu program pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19, termasuk menyalurkan bantuan pada warga yang isoman.
“Para kapolsek sudah memerintahkan para Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan aparat setempat, dengan mendata warga yang isoman, agar penyaluran bantuan dapat terlaksana dan merata,” ucapnya.
Dari pendataan yang dilakukan, hingga kini terdapat 29 masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19, pada 4 wilayah; Kecamatan Paser Belengkong, Tanah Grogot, Kuaro, dan Batu Sopang. Dan “Untuk penyalurannya dilakukan oleh pihak kecamatan, didampingi personel kepolisian dan TNI dengan mendatangi langsung warga di rumahnya,” jelasnya.
Ia mengatakan, dari data yang diterima, pada 5 Februari 2022, setelah dilakukan monitoring dan pengecekan kesehatan, telah didapati warga yang dinyatakan sembuh dari paparan Covid-19. Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut kebanyakan dari jemaat Gereja Pantekosta di Kecamatan Tanah Grogot.
“Setelah dilakukan tes, delapan jemaat Gereja Pantekosta yang menjalani isoman dinyatakan negatif Covid-19, dan bisa beraktivitas kembali seperti semula,” jelasnya.
Lanjut Kamin, begitupun bagi empat warga yang menjalani isoman di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot, telah dinyatakan sembuh. Jadi “Total keseluruhan masyarakat isoman yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 12 orang, dan bisa kembali melakukan mobilisasi,” ucapnya. (admin-02)
























