BULUNGAN – Sebanyak 230 peserta terdiri para orangtua, guru TK dan PAUD mengikuti Parenting Akbar yang digelar Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Tanjung Selor dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2022 di Aula BPKSDM Kabupaten Bulungan di Jl Agathis, Tanjung Selor pada Kamis (28/7).
Parenting adalah proses pembelajaran, pengasuhan serta interaksi antara orangtua dan anak yang meliputi aktifitas memberi petunjuk, memberi makan, memberi pakaian hingga melindungi anak saat mereka tumbuh berkembang.
Bupati Bulungan melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Drs Suparmin S menyampaikan, parenting merupakan kegiatan positif sebagai upaya memberikan pendidikan akan pentingnya karakter.
“Baik kepada guru PAUD dalam mengajar para muridnya maupun kepada orangtua sebagai lingkungan pendidikan yang pertama di lingkungan rumah,” ucapnya.
Sebagaimana pernah disampaikan Presiden RI, Joko Widodo, bahwa guru-guru pendidikan anak usia dini begitu sangat istimewa dalam mendidik karakter generasi muda penerus bangsa. sebab, kunci pembangunan karakter saat anak berusia emas pada usia 1 sampai dengan 12 tahun.
Peran guru PAUD berada para posisi sangat penting dalam menentukan masa depan generasi bangsa. karena kecerdasan memerlukan keseimbangan dengan budi pekerti dan karakter yang baik untuk menuju Indonesia Emas 2045.
Diharapkan parenting akbar ini dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin dan diikuti dengan sungguh-sungguh, agar setelah pelatihan, para guru PAUD maupun orangtua semakin semangat dan kreatif dalam mendidik anak usia dini di Bulungan.
Kadisdikbud Bulungan mengimbau seluruh orangtua yang memiliki anak di Bulungan agar memberikan pendidikan kepada anak-anak sejak usia dini, menyekolahkan anak-anak mulai dari PAUD sampai ke tingkat atas.
“Karena itu merupakan tugas dan kewajiban kita sebagai orangtua untuk memperhatikan pendidikan anak-anak,” pesannya.
Dan Pokja PAUD Bulungan diwakili dr Ida Bagus menambahkan, sekitar 80 persen otak anak berkembang pada usia 0 sampai dengan 6 tahun atas dikenal sebagai masa emas atau golden age tumbuh kembang anak.
“Pada masa ini, informasi seperti apapun akan diserap anak tanpa melihat baik atau buruknya. Informasi ini nantinya akan menjadi pondasi pembentukan karakter, kepribadian dan kemampuan kognitif mereka,” terangnya.
Maka melalui kegiatan parenting akbar diharapkan mampu meningkatkan kualitas guru PAUD maupun para orangtua yang memiliki anak, agar dapat membentuk ahlak, daya pikir kritis dan kreatifitas anak sejak usia dini. Dan selanjutnya mampu mencetak generasi muda yang berkualitas serta memiliki karakter yang berahlak mulia. (admin -TB/LS).

























