Pasar Segiri akan Segera Dibangun, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SAMARINDA – Pasar Segiri Samarinda Terbakar pada hari kamis, dan hanya meninggalkan poing poing arang, selain kerugian material, mereka juga kehilangan sumber penghasilan harian. Sejumlah pedagang kini berupaya bertahan dengan segala keterbatasan sambil menunggu langkah pemulihan dari pemerintah.

Arjuna (50), pedagang es batu dan udang, mengaku saat kejadian tengah berjualan seperti biasa. Aktivitas pasar, kata dia, memang sudah ramai sejak tengah malam. “Sudah jualan seperti biasa. Memang di sini jam 12 malam sampai jam 1 itu sudah penuh aktivitas,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, kobaran api pertama kali terlihat dari area los sayuran di bagian tengah pasar. Situasi semakin kacau setelah terdengar beberapa kali ledakan, diduga berasal dari tabung dan sepeda motor. “Ada ledakan, bahkan dua motor meledak. Itu yang bikin panik, semua orang langsung mundur,” katanya.

Di tengah kepanikan, Arjuna bersama pedagang lain berusaha menyelamatkan barang dagangan. Dari sekitar 30 unit kulkas miliknya, hanya sebagian yang berhasil diamankan. “Ada tiga yang kena api, sekitar 10 sempat diselamatkan anak saya,” tuturnya.

Ia memperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah, belum termasuk kehilangan pendapatan harian. Untuk sementara, ia berencana memperbaiki lapak secara sederhana agar bisa kembali berjualan. “Rencananya pasang atap dulu, yang penting bisa jalan lagi,” ucapnya.

Pedagang sayur juga mengalami kerugian besar. Sebagian besar dagangan mereka hangus terbakar karena api cepat membesar di area los sayur. “Sayur-sayuran habis semua, tidak sempat diselamatkan karena api cepat sekali membesar,” ungkap salah satu pedagang.

Ia menjelaskan, saat kejadian kondisi pasar sudah ramai oleh aktivitas bongkar muat dan transaksi. Namun, kepanikan membuat pedagang hanya bisa menyelamatkan diri. “Jam segitu sudah ramai, tapi begitu api besar, semua fokus selamatkan diri dulu,” katanya.

Sementara Wali Kota Samarinda Andi Harun meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Segiri, Kamis (26/3/2026). Ia memastikan, akan segera melakukan pembangunan kembali fasilitas pasar yang terbakar tersebut. “Kita ingin memastikan langsung kejadiannya, dan dalam waktu dekat kita akan segera lakukan pembangunan kembali,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, ujarnya, Pemkot akan fokus pada pembersihan area terdampak yang ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan. Selanjutnya, perencanaan teknis pembangunan akan disusun oleh instansi terkait, termasuk Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan.

“Dalam 1 sampai 3 hari ke depan kita harapkan pembersihan sudah selesai. Sambil berjalan, kita siapkan desain dan segera kita bangun kembali karena kasihan para pedagang,” tambahnya.

Dia menyampaikan, pemerintah terus hadir untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan lanjutan bagi para pedagang terdampak.

“Secara resmi hari ini kami turun untuk melihat langsung pasca kebakaran, meskipun sebelumnya Dinas Perdagangan bersama dinas teknis lainnya sudah lebih dulu melakukan penanganan awal,” ujarnya.

Berdasarkan laporan sementara, dampak kebakaran cukup luas. Sedikitnya 20 unit ruko di bagian belakang pasar terdampak, sementara los sayur yang terbakar mencapai sekitar 140 unit dalam 1 area dengan luas kurang lebih 15 x 80 meter.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 56 pedagang telah teridentifikasi terdampak langsung. (*)