BULUNGAN, Teropong Borneo – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Bulungan H. Haerumuddin SH.M.AP berharap partisipasi masyarakat Kabupaten Bulungan dalam menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 meningkat, dan tidak ada tidak memilih. Pemilihan akan berlangsung serentak pada 27 November 2024 dengan memilih Bupati dan Wakil Bupati Bulungan serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara.
Hal tersebut sampaikan Pja Bupati Bulungan bersama Tm Desk Pilkada Bulungan dan rombongan mengadakan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 dimana pelaksanan tersebut di mulai sejak 17 Oktober hingga 21 Oktober 2024, saat ini digaungkan kembali setelah dibeberapa Kecamatan, kini sosialisasi di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sekatak Buji pada Kamis (31/10).
Pjs Bupati Bulungan, H Haerumuddin, SH, MAP menyampaikan apresiasi dan mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Bulungan dalam waktu dekat, keberhasilan Pilkada tidak hanya diukur dari pelaksanaannya yang aman, lancar, dan tertib, tetapi juga dari tingkat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya.
Pjs Bupati mengatakan, pesta demokrasi seperti Pilkada yang dilakukan secara langsung sangat bergantung sekali pada partisipasi masyarakat selaku pemilihnya. Untuk itu, kata dia, penting bagi pemerintah daerah untuk turut menyukseskan ini karena pekerjaan yang tidak mudah.
“Sepanjang kita memiliki niat yang sama untuk mensukseskan itu maka saya yakin kita dapat mensukseskan pemilihan kepala daerah dengan baik,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, Desk Pilkada yang dibentuk adalah suatu tim yang terdiri dari beberapa pihak yang ada di Pemkab Bulungan ini dari perangkat daerah yang bertugas untuk menginventarisir dan mencoba mengatasi masalah. Maka sosialisasi memberikan pemahaman yang mendalam tentang arti penting dari setiap suara yang diberikan.
Dan bilamana terjadi selama perjalanan pelaksanaan Pilkada, memantau dan juga memonitor pelaksanaan Pilkada oleh Bawaslu serta melihat sejauh mana sinergi KPU dan Bawaslu, dan kemudian berupaya untuk melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat agar berpartisipasi dalam pemilihan Bupati dan Gubernur secara optimal,” sebutannya.
Pjs Bupati berpesan agar segenap unsur masyarakat menjadi agen-agen sosialisasi di lingkungan masing-masing. Menyebarkan semangat dan pentingnya menggunakan hak suara kepada keluarga, tetangga, dan komunitas di sekitar. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya karena ketidaktahuan atau ketidakpedulian. (Adv)
By Admin.

























