SAMARINDA – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dengan agenda meninjau pelaksanaan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kunjungan utama ini mencakup tiga lokasi utama yakni Puskesmas Remaja Sungai Pinang Dalam, GOR Segiri, dan Terowongan Selili.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun yang turut mendampingi mengatakan bahwa Gibran tampak sangat antusias hingga menghabiskan waktu lebih lama dari yang dijadwalkan.
Ia, menikmati kunjungan ini, hampir semua ruangan dan alur pemeriksaan beliau masuki dan cek sendiri. Bahkan sempat berdialog dengan pasien serta tenaga kesehatan.
Hal tersebut, menunjukkan betapa seriusnya beliau dalam memastikan kualitas layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi bagian dari program nasional mendapat apresiasi khusus dari Wapres.
Program ini diharapkan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan pemeriksaan berkala.
Andi Harun menjelaskan, dari puskesmas, rombongan Wapres melanjutkan kunjungan ke GOR Segiri yang saat ini dalam tahap pemeliharaan setelah mengalami renovasi besar.
Pemerintah memastikan stadion ini siap digunakan dalam waktu dekat dan insyaallah pada tanggal 16 Februari nanti akan dilakukan pemakaian perdana dengan pertandingan Borneo FC.
Kunjungan terakhir adalah terowongan Selili yang masuk dalam agenda kunjungan Wapres. Menurut Andi Harun, setelah analisis dari Kementerian PUPR, ternyata terowongan Selili dianggap sebagai salah satu proyek infrastruktur yang representatif. Dalam waktu singkat, pemerintah daerah pun melakukan persiapan untuk memastikan kunjungan berjalan lancar.
Keberadaan terowongan ini dinilai krusial sebagai penghubung utama jalan tol Samarinda-Balikpapan sehingga sangat penting dalam mendukung mobilitas warga dan arus logistik di Kaltim.
Lanjutnya, bahwa kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Samarinda tidak hanya memperlihatkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan dan infrastruktur tetapi juga melihat pentingnya program nasional yang berdampak langsung pada masyarakat. (*)





















