Sekda Tarakan Hadir Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Kaltara

1 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

TARAKAN, teropongborneo.my.id – Dalam rangka pengendalian inflasi di daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengelar acara High Level Meeting (HLM) TPID, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Se- Kalimantan Utara bersama Gubernur, Bupati dan Walikota dengan tema “Stabilisasi Harga Bahan Pokok Menjelang Hari Besar Keagamanan Nasional dan Peningkatan Kerjasama Perdangan Antara Daerah” di Hotel Tarakan Plaza, 9/3/2023.

Acara dibuka oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang. Pada kesempatannya, Zainal menjelaskan terkait Perekonomian Kalimantan Utara dimana pada tahun 2022 tumbuh sebesar 5,34% disaat Nasional tumbuh sebesar 5,31%. “Kalimantan Utara berada di urutan ke-2 dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,34% dan berkontribusi sebesar 7,85% PDRB pulau Kalimantan,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Tarakan H. Hamid A. SE dalam sambutnya ada 2 (dua) yang perlu di sampaikan pertama kondisi Tarakan dan kedua penjawab tentang inflasi daerah khususnya kota Tarakan.

Pulau Tarakan yang hanya memiliki luas 250 kilometer persegi dengan dihuni kurang lebih 240 ribu jiwa penduduk dan tidak semua menenpati kawasn itu, karena lahan tersebut daerah Kawasan hutan lindung, Kawasan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) dan Kawasan public laninya, belum lagi lahannya berpasir dan di bawahnya minyak sehingga tidak ada lahan pokok untuk ditanami kecuali sayuran, dan hanya 60% untuk kebutuhan lokal selebihnya kita datangkan dari luar misalkan dari sulawesi dan bulungan, ungkap Hamid.

Dalam mencegah kelangkaan bahan pokok, maka pemerintah kota melalui Organisasi Perangkat Daerah terkait memperhatikan mulai dari produksi, distribusi pasokan di pasar sangat penting. Upaya ini untuk menekan laju inflasi yang tinggi, dimana Inflasi adalah kenaikan harga barang yang sifatnya terus menerus. Penyebab inflasi ada dua yakni meningkatnya permintaan dan meningkatnya biaya produksi.

Karena itu kami selalu adakan setiap sebulan sekali mengadakan pasar murah untuk masyarakat, untuk Tarakan sendiri dari data BPS Kota Tarakan Komoditas penyumbang inflasi dari beberapa bahan pokok seperti cabe rawit, beras, minyak goreng, bawang merah dan putih ayam ras yang selalu naik tak tentu, karena di datangkan dari luar, Pemerintah Kota juga melalui disperindakop selalu pantau harga-harga di pasaran. Jelasnya. (admin/TB/ER)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%