BULUNGAN – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si mengapresiasi kreativitas para guru yang tergabung dalam Komunitas Belajar (Kombel) jenjang SD/MI dan SMP/MTs dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kabupaten Bulungan.pada Rabu malam (4/11) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) di Jl Kolonel Soetadji, Tanjung Selor.
Bupati Syarwani menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Komunitas Belajar (Kombel) bersama kepala sekolah, pengawas dan pengurus Kombel se-Bulungan. Ia juga menyampaikan topik Arah Kebijakan Pemkab Bulungan dalam Transformasi Digital dan Peningkatan Mutu Pendidikan Berbasis Komunitas.
FGD menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Apresiasi Lomba Kreatifitas Kombel Jenjang SD / MI dan SM / MTs Tahun 2026 yang diselenggarakan Disdikbud Bulungan. Syarwani menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus pembangunan Bulungan pada 2027, dengan pendidikan dan kesehatan sebagai sektor utama. Menurut dia, ancaman narkotika dan obat-obatan terlarang terhadap generasi muda merupakan ancaman serius bagi masa depan daerah.
Ia juga menilai komunitas belajar memiliki peran penting sebagai ruang berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta menyebarluaskan praktik baik antarguru dan sekolah. “Saya sangat mengapresiasi kreativitas teman-teman guru. Berbagai inovasi pembelajaran yang memanfaatkan bahan sederhana di sekitar sekolah, termasuk mengangkat kearifan lokal, harus terus dikembangkan,” ujar Syarwani.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian Bupati ialah alat peraga energi baru dan terbarukan. Dengan memanfaatkan sendok plastik, dinamo, kabel, dan lampu sederhana, para guru mampu membuat turbin yang menghasilkan energi hingga lampu menyala. Bupati Syarwani berharap berbagai inovasi tersebut dapat dihimpun dalam sebuah buku kumpulan media pembelajaran agar bisa menjadi referensi dan dibagikan kepada sekolah lain.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari Apresiasi Lomba Kreativitas Kombel jenjang SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2026. Syarwani mengapresiasi konsistensi kegiatan tersebut yang telah berlangsung sejak 2024. Ia berharap semangat kolaborasi dan kreativitas guru terus tumbuh, sehingga transformasi digital tidak sekadar mengganti buku dengan perangkat elektronik, tetapi benar-benar meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di Bulungan. (Adv).

















