DPRD kaltara Laksanakan Sosper Untuk Menginformasikan Peran Pemerintah Dan Masyarakat

TANJUNG SELOR, teropongborneo.my.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara, telah melaksanakan program Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) kedua tahun ini, dari tanggal 9 sampai 14 Juni 2021.

Sosper dilakukan secara merata di kabupaten/kota. Teknisnya dengan anggota legislatif turun ke dapil masing-masing, ungkap Ketua DPRD kaltara Norhayati Andris.

Lanjut dia, pemerintah memang memiliki tanggung jawab agar Perda diketahui dan dipahami masyarakat. Dengan begitu, esensi dan substansi Perda dapat lebih terasa di daerah.

“Kalau tidak tersosialisasikan, banyak masyarakat tidak memahami apa saja sih peraturan-peraturan, larangan-larangan yang sebenarnya diberlakukan khusus di tempat tinggalnya,” jelasnya.

Program Sosper juga bertujuan untuk menginformasikan tentang peran dan wujud kehadiran pemerintah di masyarakat. Mengingat sejumlah Perda diatur dalam rangka menunjang kegiatan pembangunan. Baik di bidang fisik, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial masyarakat lainnya.

“Tugasnya kami untuk mensosialisasikan itu. Sehingga masyarakat juga bisa mengetahui, apa saja peran dan fungsi yang sudah diupayakan pemerintah,” imbuhnya.

Program Sosper menghadirkan narasumber yang berkompeten. Sehingga isi Perda dapat dikupas secara mendalam di depan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat diharap mendapat informasi yang detail dan maksimal.

“Narasumber di Sosper dari instansi terkait yang memang punya kewenangan dan kompetensi di bidang masing-masing. Umpamanya bidang kesehatan dari Dinas Kesehatan, tentang kepelabuhanan dari Dinas Perhubungan. Jadi informasi yang diberikan benar-benar lengkap, tidak setengah-setengah,” paparnya.

Melalui Program Sosper, DPRD Kaltara turut berharap semakin erat kedekatan antara anggota legislatif dengan masyarakat. Dimana setiap anggota DPRD bisa sekaligus menyerap aspirasi dari mereka.

“Melalui Sosper juga untuk menjalin silaturahmi, sekaligus menyerap aspirasi-aspirasi masyarakat di luar agenda reses. Jadi ada ruang lebih banyak agar kami tetap dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.(LS).