Dialog Wawasan Kebangsaan Wujudkan Persatuan Dan Kesatuan Menuju Pemilu 2024

0 0
Read Time:3 Minute, 16 Second

KAB. TANA TIDUNG – Dalam upaya untuk mendukung Pemilu dan menjamin lahirnya kepemimpinan nasional yang hebat di Indonesia, organisasi Islam LDII memperkuat dukungannya terhadap agenda demokrasi.

Pemilu sesuai jadwal merupakan upaya untuk menjaga demokrasi. Dalam konteks ini, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengelar acara Dialog Kebangsaan Dengan tema “Persatuan dan Kesatuan Sebagai Kejayaan”. Dengan Moderator Komaruddin, S. Kom., M.M Sekretaris Umum DPW LDII Pro. Kaltara serta menghadirkan narasumber Letkol. 8nf. Kresna Santy Dharma (Komandan Kodim 0914/TNT), KH. Zainuddin Al Amin, SH. H. Saimin, S.Ag.,M.M (Kepala Kementerian Agama KTT) di Gedung Pendopo Djaparuddin Tideng Pale Senin, 28 Agustus 2023.

Sementara Ketua DPD LDII Kabupaten Tana Tidung Andi Burhan dalam sambutannya, “kita akan menghadapi pesta Demokrasi tahun 2024, jadi kita mau mengembalikan nilai – nilai Kebangsaan dengan adanya tema Persatuan dan Kesatuan sebagai lambang kejayaan, dan ini merupakan keniscayaan satu pesta, apapun acaranya dari berbagai suku, agama, ras kita tetap bersatu, maka dengan adanya wadah seperti ini kita berharap semua elemen masyarakat tidak lupa dengan cita-cita perjuangan bangsa,” ungkap Andi Burhan.

Harapan kita ke depan, masyarakat tetap adem ayem karena kalau orang nyaman kita aman berarti orang bisa melaksanakan aktivitasnya dengan baik tampa terganggu. Kalau ada perpecahan ada hura-hura tentu tidak bekerja dengan baik dan anak-anak yang mau sekolah juga akan libur, karena itu jika tidak ada permasalahan, kita bisa rukun dan melaksanakan aktivitas dengan baik.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), kita berdakwah kepada masyarakat dan bukan hanya sekedar memberikan ayat-ayat tapi memberikan arahan dan nasihat baik, ungkap Andi Burhan.

Di awal Dialog Kebangsaan langsung di paparkan oleh Letkol. 8nf. Kresna Santy Dharma (Komandan Kodim 0914/TNT), menurutnya Wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara yang mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Dalam kehidupan bernegara, kalau kita tidak tertib dapat berdampak kacau. Apalagi dengan Pemilu 2024 nanti. Maka, dibutuhkan revolusi mental. Baik cara pandang, cara kita memandang, menganalisis, memahami maupun menentukan langkah yang baik memilih pemimpin yang cerdas,” ungkapnya.

KH. Zainuddin Al Amin, SH.
Wakil Ketua FKUB Kaltara, mengatakan
Islam Rahmatan Lil Alamiin, dan Islam merupakan agama yang di bawa Rasul Muhammad SWA yang kedatangan merupakan penyempurna risalah (syari’at) nabi-nabi terdahulu. Dan Islam membawa kedamaian di muka bumi.

Ada tiga ukhuwah yang perlu kita ketahui pertama Islamiyah yaitu mengenai konsep hubungan Islam satu dengan Islam lainnya, kedua Ukhuwah Insaniyah : yaitu hubungan persaudaraan yang didasari atas pemikiran bahwa pada hakikatnya bahwa kita semua adalah mahkluk Allah SWT, oleh karena itu kita saling menghargai, menghormati dan saling memusuhi. Dan ketiga Ukhuwah Wathoniyah yakni hubungan persaudaraan yang didasari atas persamaan dan senasib atau hubungan warga negara dangan pemerintah, ucap Zainuddin.

Dan Islam memandang sebagai selaku warga negara, kita diwajibkan untuk mentaati pemerintah sah yang dalam bahasa Al-Qur’an yang disebut Al Alamin.

Sementara H. Saimin, S.Ag.,M.M (Kepala Kementerian Agama KTT) pengenalan tentang tema : “Persatuan dan Kesatuan Sebagai Ambang Kejayaan” dalam konteks persepsi keagamaan Islam. Dan ini juga Penting persatuan dan Kesatuan dalam agama Islam sebagai landasan kejayaan.

Jadi niai Demokrasi dalam pandangan Islam yaitu dengan jalan tengah, seimbang, lurus, teloransi, musyawarah dan reformasi, dan kesimpulannya bahwa persatuan dan kesatuan dalam pandangan Islam kunci kejayaan umat, serta memahami keberagamaan umat Islam adalah karunia yang harus di jaga dengan baik, ungkap Saimin.

Komaruddin sebagai Moderator mengatakan, “Melalui dialog Kebangsaan Dengan tema “Persatuan dan Kesatuan Sebagai Kejayaan”, tentu akan terwujudnya Sinkronisasi program dan kebijakan strategis dalam upaya peningkatan stabilitas keamanan dan politik di Kabupaten Tana Tidung yang aman dan damai dalam menuju pesta demokrasi 2024.

Komaruddin juga mengatakan, kegiatan ini memberikan arahan kepada warga Tana Tidung, menjelang pemilu, memilih dengan bijak serta berkontribusi pengabdian masyarakat untuk menuju pembangunan dan kesejahteraan.

“Politik itu asyik manakala kita tidak saling usik, politik itu membahagiakan manakala kita saling menghormati setiap pandangan, pendapat, dan pilihan. LDII perekat ummat, perawat jagat, dan berkemajuan ”, tutup Sekum DPW LDII Kaltara. (*)

By Admin-TB.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%