SAMARINDA – Ibarat pekerja juru masak di sebuah rumah makan, sudah menjadi kewajiban seorang Juru masak menyajikan hidangan menarik hingga membuat konsumen merasa puas dengan hasil masakan tersebut, dan membuat nama rumah makan itu disukai banyak orang.
Tapi pernahkah konsumen tahu siapa orang yang di balik dapur pembuat hasil makanan itu menjadi enak ?. Sebuah rumah makan tidak akan mampu berdiri kalau tidak ada Juru masak yang kompeten didalamnya .
Begitu Pula dengan Lembaga Pemerintahan. Untuk membuat perencanaan akurat, sudah pasti perlu adanya data yang akurat, untuk mendapatkan data akurat diperlukan Pengelola data kompeten dan mumpuni.
Demi mencapai Data yang akurat,Pemerintah Kota Samarinda melalui melalui Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Bersama Bappedalitbang dan beberapa OPD terkait terus berbenah agar pencapaian strategi pembangunan di segala bidang tepat sasaran. Salah satu nya dengan mengadakan rapat koordinasi bertempat di Ruang Rapat karangasan Balaikota Lt.II, Selasa (06/09/2022).
Selaras dengan hal ini. Asisiten I Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Pemkot Samarinda, H. Muhammad Ridwan Tasa selaku pemimpin rapat mengungkapkan “Data Akurat harus diperlukan, karena merupakan salah satu dasar dalam perencanaan kebijakan program pembangunan, apabila data salah maka tentunya akan menjadi salah sasaran,”ucapnya.
“Dari semua inovasi dari beberapa OPD, kita coba kolaborasikan bisa menjadi satu kekuatan untuk satu data yang akurat, kita perlu SDM atau lembaga yang fokus khusus tentang data, dan berpikir tentang data. Manfaatkan potensi yang ada,” lanjutnya.
“Untuk meningkatkan Kualitas SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi tinggi, maka perlu perlakuan khusus yang diatur melalui perwali. Orang yang berpikir sejak mulai bangun tidur hingga tidur lagi khusus berpikir tentang data. Bila itu terlaksana tentu kita akan menemukan satu aplikasi yang bisa menjadi referensi untuk bisa dijadikan acuan untuk melahirkan perencanaan yang matang, dan saat eksekusi dilapangan tidak melenceng dari apa yang kita inginkan. Data yang kita Yakini data yang valid,” tambahnya.
“Semoga dari pertemuan ini bisa menjadi inspirasi OPD, semua data yang ada di OPD menjadi satu dapur di Diskominfo, sehingga jika orang yang mencari data cukup hanya mencari di data itu saja,” Harapnya.
Sementara itu Kepala Diskominfo Kota Samarinda Aji Syarif Hidayattulah menjelaskan “ salah satu tugas Kominfo sebagai walidata yaitu mengumpulkan data, memeriksa dan menyebarluaskan. Kesulitan yang dihadapi Ketika kami meminta data, ada beberapa OPD yang belum siap terkait dengan data. Tapi kami terus mencoba melakukan pembinaan salah satunya melalui Bimtek,” Jelasnya.
“Samarinda sudah lebih dulu membuat tentang satu data Samarinda dengan dibuatnya perwali No.04 tahun 2019, sebelum UU Satu data Indonesia dibuat. Diskominfo Samarinda pernah diundang oleh kementerian negara untuk saling sinkronisasi data, dan banyak juga dari Daerah lain yang mengadopsi dari Samarinda,” Tandasnya.(admin-TB).
Sumber: Diskominfo

















