BERAU (KALTIM), teropongborneo.my.id – Vaksinasi Sinovac untuk para ibu hamil (bumil) di Kabupaten Berau mulai dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) di Balai Mufakat, Tanjung Redeb, Sabtu (4/9) tadi pagi. Vaksinasi untuk bumil menjadi prioritas sasaran dan sebagai perdana dilakukan di Kabupaten Berau, lantaran bumil masuk dalam kelompok rentan terinfeksi Covid-19.
Tercatat 56 orang bumil tadi pagi divaksin. Dari 56 orang bumil tersebut terdiri dari 5 Puskesmas, yakni Puskesmas Tanjung Redeb, Kampung Bugis, Sambaliung, Gunung Tabur dan Puskesmas Teluk Bayur.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang hadir menyaksikan proses vaksinasi terhadap bumil kepada pewarta mengucapkan terimaksihnya kepeda Dinkes, atau tim tenaga kesehatan yang telah berinisiatif melakukan vaksinasi kepada bumil. Mengingat bumil sangat rentan terinfeksi Covid-19, karenanya harus dilakukan vaksinasi.
“Menurut infornasi terakhir yang saya terima, sedikitnya ada 7 kasus ibu hamil terinfeksi Covid-19 dan meninggal dunia” ungkapnya.
Dikatakan Sri Juniarsih, dalam hal ini bumil yang usia kandungannya mencapai 13 minggu atau warga biasa semua punya hal untuk mendapatkan vakainasi, untuk melindungi tubuh dari serengan Covid-19.
“Oleh sebab itu kami harapkan program ini dapat terus berjalan di Puskesmas seluruh Kabupaten Berau, agar semua ibu hamil yang usia kandungannya mencukupi dapat pelayanan vaksin sinovac” tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi kepada pemburu berita jug mengungkapkan, bahwa bumil yang hendak mengikuti vaksin ini harus berani jujur, terkait kondisi kesehatan, atau keluhan lainnya, termasuk usia kandungan kepada tim tenaga medis yang memeriksanya. Tegasnya.
Dikatakan juga, bahwa vaksin sinovac efek sampinya kepala pusing atau ngantuk. Tetapi kebanyakan vaksin sinovac ini tidak ada evek sampinya. Akan tetapi tergantung kondisi kesehatan tubuh. Imbuhnya.
Terkait vaksin untuk bumil ini, Iswahyudi mengintruksikan kepada semua bidan maupun Puskesmas untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada bumil. Dengan harapan, melalui vaksinasi ini bisa melindungi bumil dan calon bayi dari paparan Covid-19. Harapnya. (red-AR)





















