TARAKAN, teropongborneo.my.id – Wali Kota Tarakan dr.H.Khairul, M.Kes., mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama tim penguji Pusat Penilaian Penghargaan Pembagunan Daerah (PPD) Tahap III Tahun 2022 yang turut di hadiri oleh Stakeholder, Tokoh Masyarakat dan UMKM pada Kamis (7/4/2022) bertempat di ruang serbaguna Pemkot Tarakan.
Perlu diketahui Kota Tarakan menempati posisi sepuluh besar pada penilaian sebelumnya.Dalam proses penilaian ini, Pemerintah Kota Tarakan memaparkan mengenai kondisi Kota Tarakan dan dalam sesi diskusi bersama tim penilai, Wali Kota bersama Stakeholder, Tokoh Masyarakat dan UMKM memaparkan kebijakan dan inovasi-inovasi yang telah dilakukan dalam mewujudkan visi dan misi Kota Tarakan.
Dalam prosesnya, tim penilai yang dibentuk Kementerian Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembanguan Nasional (PPN/Bappenas), datang ke Tarakan untuk mendengar dari pihak terkait mengenai program pembangunan yang telah dilakukan Pemkot Tarakan dengan visinya “Mewujudkan Tarakan yang Maju dan Sejahtera Melalui Smart City”.
“Alhamdulillah kita sudah dinilai bahwa dari ratusan kabupaten kota yang ada di Indonesia, kita masuk di 10 terbaik,” ungkapnya.
Wali Kota berharap, capaian ini dapat terus berlangsung hingga bisa masuk 3 besar yang berhak meraih penghargaan dari Presiden Joko Widodo. Karena itu, Pemkot Tarakan juga serius dalam mengikuti ajang ini.
Terlebih, informasi yang diperoleh Wali Kota, ada reward dari Pemerintah Pusat yang akan diperoleh kabupaten dan kota peraih penghargaan, berupa insentif daerah. Jika berhasil, Pemkot Tarakan akan memanfaatkan lagi dana untuk membiayai pembangunan di Bumi Paguntaka.
Diakhir kegiatan Wali Kota mengungkapkan masih banyak hal yang harus diperbaiki, dari waktu kewaktu Kota Tarakan harus menjadi lebih baik . Wali Kota juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja keras dalam memajukan Kota Tarakan. (admin)

















