BALIKPAPAN – Bentuk perhatian dan peduli terhadap saudara yang mengalami musibah bencana. Pemkot Balikpapan akan menyisihkan sejumlah dana dari APBD. Rencananya penyerahan bantuan kepada korban bencana Aceh dan Sumatra dilakukan awal Januari 2026. Penggunaan APBD dianggap sah saja.
Terlebih langkah ini sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan telah mengikuti Zoom Meeting dengan mendagri beberapa waktu lalu. “Pusat menginstruksikan bagi daerah-daerah yang memiliki cadangan dana, boleh membantu saudara kita di Aceh dan Sumatera,” ungkapnya.
Instruksi disampaikan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian. Beserta dengan surat edaran. Rahmad Mas’ud selaku pengambil kebijakan di Balikpapan akan mengikuti instruksi tersebut
“Balikpapan mengucurkan dana dari APBD sebesar Rp 3 miliaran,” tuturnya. Kemudian digabung dengan donasi dari Disdikbud dan beberapa organisasi sosial. “Alhamdulillah terkumpul sekitar hampir Rp 5 miliar,” sebutnya. Dia berharap nantinya bantuan bisa digunakan korban bencana dengan sebaik mungkin.
Sebelumnya Disdikbud Balikpapan juga menyerahkan bantuan hasil penggalangan dana sebesar Rp 2.046.000.000. Itu berasal dari donasi seluruh siswa dan unsur pendidikan se-Balikpapan.
Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengatakan, penggalangan dana ini murni dari gerakan siswa di sekolah. Mereka mengumpulkan uang donasi mulai Rp 1.000 dan seterusnya.
Kemudian sumbangan dari guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, pengawas dan seluruh pegawai yang ada di Disdikbud Balikpapan. “Jadi bukan dana dari Dinas Pendidikan, bukan dari APBD dan lainnya,” katanya.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Irfan menyerahkan donasi kepada Pemkot Balikpapan agar selanjutnya dapat sampai kepada korban bencana. Penyerahan berlangsung dalam Ekspose Akhir Tahun 2025 di BSCC Dome. *





















