BULUNGAN – Bupati Bulungan Syarwani. S.Pd,. M.Si melaunching “GERBANG BISA” Gerakan Membangun Bulungan berbahasa Isyarat di kawasan Tubu Kayan samping Tugu Cinta Damai Tanjung Selor, Minggu (16/11/2025).
Bupati menyampaikan jika di kehidupan kita masih ada saudara-saudara yang tidak bisa menyuarakan aspirasi dan keinginannya sendiri, sehingga dibutuhkan kekuatan dan dukungan dari pemangku kebijakan yang ada.
“Apa pun progamnya kita yang hadir dsini mempunyai kewenangan untuk membuat sebuah kebijakan di lingkup kita sendiri. Harus kita buat inovasi baru yang menyentuh agar kaum disabilitas memiliki kesetaraan dalam berbuat maksimal,” ujar Syarwani.
Bupati juga menyampaikan kegiatan ini disambut baik, GERBANG BISA merupakan progam gerakan Bahasa Isyarat yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Bulungan dengan Yayasan Faqih Hasan Center, sangat penting untuk pemerataan akses pendidikan dan pelayanan publik bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.
“Gerakan membangun Bulungan berbahasa isyarat adalah bagian dari upaya memastikan tidak ada diskriminasi terhadap penyelenggaraan pendidikan. Semua anak yang memiliki kebutuhan khusus harus mendapat kesempatan yang sama.” Ujar Syarwani.
Bupati juga menyoroti pentingnya mencegah kekerasan dan perundungan di satuan pendidikan serta memastikan anak berkebutuhan khusus mendapat pendampingan yang layak. Ujarnya Bupati.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulungan, Drs. Suparmin, menjelaskan bahwa GERBANG BISA menjadi langkah konkrit menghadirkan komunikasi yang lebih setara di satuan pendidikan. Program ini juga akan disertai pelatihan instruktur, penerapan di sekolah percontohan, serta kolaborasi dengan komunitas disabilitas.
“Kita ingin guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengenal bahasa isyarat dasar. Ini penting untuk memberikan ruang aman dan ramah bagi anak-anak dan masyarakat tuli.”
Suparmin. S berharap pelayanan publik semakin inklusif dan seluruh elemen masyarakat dapat mendukung upaya penguatan hak komunikasi bagi penyandang disabilitas rungu. Program ini menjadi langkah awal membangun Bulungan sebagai daerah yang lebih ramah, terbuka, dan setara bagi semua. Ungkapnya. (ReD*)





















