Gubernur Tekankan Pentingnya Vaksinasi Ibu Hamil

NUNUKAN, teropongborneo.my.id – Tingginya angka kematian ibu hamil akibat terpapar COVID-19 di Nunukan, menjadi keprihatinan dan perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

Dalam rangka menekan angka kematian ibu hamil di daerah itu, Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal A Paliwang SH, M.Hum menginginkan percepatan vaksin bagi ibu hamil.

Berdasarkan data yang dimiliki Satgas COVID-19 Kabupaten Nunukan, terhitung awal Januari 2021 hingga saat ini jumlah kasus kematian bagi ibu hamil akibat COVID-19, mencapai 8 kasus.

Gubernur menjelaskan, vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu upaya pemerintah menekan penyebaran COVID-19 di Tanah Air, termaksud di Kaltara. Yang salah satu target sasaran vaksinasi adalah ibu hamil.

Gubernur mengatakan, pemberian vaksin untuk ibu hamil, bagian menyelamatkan ibu hamil dari COVID-19. Sebab, lanjut Gubernur, jika ibu hamil meninggal karena COVID-19 akan berdampak besar, di mana akan ada dua nyawa yang gugur, yakni ibu dan calon bayinya.

Untuk itu, Gubernur mengimbau seluruh masyarakat termaksud ibu hamil harus dapat menerima vaksinasi ini selain menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh Satgas COVID-19 dan seluruh elemen masyarakat Kaltara yang terlibat aktif dalam membantu pemerintah menekan penyebaran COVID-19 di Kaltara.

Berkat kerja keras semuanya, tutur Gubernur, pandemi di Kaltara mengalami penurunan drastis, yakni empat daerah masing-masing Bulungan, Nunukan, Malinau, dan Tarakan sudah turun ke zona orange, yang sebelumnya zona merah. Begitu juga Tana Tidung, yang sebelumnya zona orange, kini zona kuning. (red/ER)

Sumber : Adpim)