Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Serbuan Vaksin, Dan Tekan Angka Covid-19 Di Kaltim

SAMARINDA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Sigit Listyo Sigit Prabowo dalam kunjungan ke BSCC Dome selain meninjau serbuan vaksinasi, juga melepas personel yang memberikan batuan sosial kemasyarakat yang terdampak Covid-19 dan PPKM.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menuturkan strategi yang digunakan untuk menekan angka Covid-19 di Kalimantan Timur yaitu dengan tiga langkah. Langkah pertama dengan  melaksanakan 3 M secara ketat. Kemudian pelaksanaan 3T dan yang ketiga percepatan vaksinasi. Hadi menilai, dilihat dari konteks kasus konfirmasi yang ada di Kalimantan Timur, menurutnya angka tracing nilainya masih kecil.

“Tracing adalah hasil dari pelacakan yang dipersyaratkan dari WHO rasiaonya adalah 1 banding 30, namun di Indonesia masuk pada persyaratan 1 banding 15,” jelasnya. Dia jelaskan, tracing sudah dilaksanakan namun jumlah dari kontak erat harus ditingkatkan sehingga bisa mengurangi kasus konfirmasi yang ada setiap hari.

“Namun dalam pelaksanaan tes, tracing terkait dengan kasus terkait kontak erat harus disiapkan sarana dan prasarana untuk melaksanakan isoter, sehingga yang terkonfirmasi langsung masuk isoter,”bebernya.

Lebih lanjut dia sampaikan, sedangkan yang kontak erat langsung dilaksanakan karantina sesuai dengan aturan selama 5 hari. “Kalau ini dilaksanakan dengan baik dan masyarakat ikut dukung program ini maka insya Allah Kaltim segera bebas dari Covid-19” imbuhnya.

Jenderal bintang 4 tersebut melanjutkan, hal itu tidak mudah. “Dikarenakan permasalahan yang dihadapi sangat banyak  diantaranya adalah komunikasi, koordinasi dan demografi,” pungkasnya.

Kegiatan vaksinasi massal di Dome kali ini merupakan kegiatan ketiga yang dilaksanakan. Sebelumnya dilaksanakan kegiatan vaksinasi pada tanggal 24 Juli dan 26 Juli, serta telah berhasil memvaksinasi 5.042 orang dengan rincian sebagai berikut pada tanggal 24 Juli 2021 sebanyak 2.173 orang disuntik dosis 1 dan tanggal 26 Juli 2021 sebanyak 2.869 orang disuntik dosis 2.

Adapun sasaran vaksinasi yang dilaksanakan kali ini adalah 3.600 orang yang terdiri dari masyarakat umum, pelayanan publik, komuitas usaha, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, penyandang disabilitas dan juga lansia. Untuk stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 3.600 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Polri 2.000 dosis dan TNI 1.600 dosis. Untuk petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 150 orang vaksinator gabungan dari  Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, TNI dan Polri.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri juga melakukan pelepasan 136 personel menggunakan 8 roda empat dan 120 roda dua yang akan membagikan bantuan sosial kepada masyarakat di Balikpapan.

Dari petugas yang ada, terdiri dari 31 orang Babinsa, 37 orang Bhabinkamtibmas, 10 orang Bhabinpotdirga (AU), 8 orang Bhabinpotmar (AL), 50 orang relawan yang ada di Balikpapan.  Jumlah bantuan sosial yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 1.120 paket dengan sasaran masyarakat Kota Balikpapan yang terdampak Covid-19. (tim)