BERAU (KALTIM), teropongborneo.my.id – Untuk mengetahui tindak lanjut perpanjangan kesepakatan bersama OPD pembina TP PKK Kabupaten Berau, penanganan terhadap anak – anak yang terdampak Covid-19.
Maka bersama OPD terkait melakukan rapat evalusi melalui vidcon di ruang rapat Diskominfo Kabupaten Berau, Senin (7/9) tadi pagi. Acara tersebut dibuka Asisten I, Hendratmo dengan didampingi beberapa kepala OPD terkait.
Dalam sambutannya Asisten I, Hendratmo mengatakan akibat pendemi Covid-19 di Kabupaten Berau, sedikitnya tercatat sebanyak 226 anak yang terkena dampak Covid-19. Sehingga membutuhkan penanganan dan perhatian khusus oleh semua pihak, baik pemerintah maupun swasta.
Oleh sebab itu masing – masing OPD yang mempunyai program sebagaimana fungsinya, diharapkan menjadi satu pintu sebagai data seluruh OPD, yang program kegiatannya berkaitan dengan anak – anak.
Akan tetapi, sambung Hendratmo, tidak hanya sampai disitu, tetapi harus ada keberlanjutannya untuk memberikan sumbangsih, khususnya apa yang terjadi hari ini yang dialami oleh anak – anak yang terdampak Covid-19 harus terpantau.
“ Biasanya ada program yang ada di masing – masing kecamatan, yang menyangkut masa depan anak – anak, baik itu terkait sekolah, kesehatannya, perkembangannya, masa depannya dan lain sebagainya,” ujarnya.
Yang tak kalah pentingnya adalah pola asuh anak terhadap lembaga yang terpercaya, seperti panti asuhan atau yayasan, karena mereka setiap harinya berdinamika dengan lingkungan sekitar. Selain itu juga termasuk stok bantuan terhadap anak yang terdampak Covid-19.
“Akhamdulillah untuk di Kabupaten Berau terkait bantuan tersebut terbilang aman. Karena masalah tersebut sudah ditangani OPD terkait, diantaranya Dinsos, Disdik, Kesra, serta dinas – dinas lainnya sesuai bidangnya masing – masing,” terangnya. (red-AR)





















