Pemkab Bulungan Gelar Job Fair 2025, Bupati Prioritaskan Putra Daerah

Bupati Bulungan Syarwani. S.Pd, M.Si saat memberikan arahan pembuka kegiatan Bulungan JOB FAIR 2025 Di Gedung Wanita Tanjung Selor pada Kamis, 16 Oktober 2025. 

BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Trasmigrasi dan Tenaga Kerja menggelar kegiatan JOB FAIR 2025, Merdeka Berkarir dengan tema “Membangun Sinergi Antara Pemerintah, Perusahaan dan Tenaga Kerja”, ini sebuah inisiatif strategis untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan di daerah. Kegiatan ini dihadiri para perusahaan yang ada di Bulungan serta ratusan pencari kerja dari berbagai latar belakang. Di Gedung Wanita Tanjung Selor pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Menurut laporan Kepala Dinas Trasnaker Bulungan Hasanuddin. SE acara ini menghadirikan kurang lebih 20 perusahan dari 2 ribu Perusahan yang ada, selain itu menurut catatan saat ini yang melamar pekerjaan ada 990 ribu dengan 200 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan di Kabupaten Bulungan dan sekitarnya.

Job fair ini bertujuan untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan lapangan kerja yang luas baik langsung di Desa. Job fair tahun ini menarik minat banyak pencari kerja, terutama para lulusan baru SMA/SMK dan D3 yang sedang mencari peluang kerja. Antusiasme ini terlihat dari banyaknya peserta yang memadati lokasi acara sejak pagi. Mereka datang dengan harapan dapat menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat mereka. Ungkap Hasanuddin.

Sementara Bupati Bulungan Syarwani. S.Pd, M.Si saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan JOB FAIR 2024 turut hadir pula Wakil Bupati Kilat. A.Md dan Sekda Bulungan Risdianto, Kepala Perusahan yang mewakili dan kepala Desa, Bupati dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun.

Bupati juga menyadari pentingnya wadah bagi para pencari kerja, terutama bagi mereka yang baru lulus dan membutuhkan pengalaman pertama dalam dunia kerja. Job fair ini dinilai sebagai jembatan penting antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

Dengan adanya ini, bisa menjadi batu loncatan atau bisa menjadi pengalaman untuk mereka pencari kerja yang nantinya lolos, agar bisa ke jenjang yang lebih baik lagi, Bupati juga menekankan bahwa acara ini bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga tentang memberikan pengalaman berharga bagi para pencari kerja.

Job fair tahun ini diikuti oleh 20 perusahaan dari berbagai sektor. Kehadiran perusahaan-perusahaan ini menjadi bukti komitmen sektor swasta dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Keberagaman perusahaan yang berpartisipasi juga memberikan banyak pilihan bagi para pencari kerja, mulai dari industri manufaktur, jasa, hingga sektor lainnya, namun kami sangat berharap perusahaan harus bijak dan di utama putra daerah, apalagi itu di desa-desa nantinya” jelasnya. (Red)