Pemkab Bulungan Gelar Gerakan Pangan Murah di Kebun Raya Bunda Hayati

BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke-65 dan Kota Tanjung Selor ke-235 dan Hari Pangan Sedunia ke-80, di kawasan Kebun Raya Bunda Hayati di Jl Sengkawit, Tanjung Selor pada Jumat pagi (17/10).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bulungan Syarwani. S.pd juga turut hadir Wakil Bupati Bulungan Kilat. A.Md dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sa’Diah Yunus, S.Pi. serta tokoh masyarakat Bulungan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok, sekaligus sebagai upaya mengendalikan inflasi, khususnya pada sektor pangan.

“Program ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap lapisan masyarakat mendapatkan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras Dinas Ketahanan Pangan beserta seluruh pihak terkait seperti BULOG, distributor, dan pelaku usaha lokal yang telah berkolaborasi dalam menyediakan kebutuhan pangan pokok dengan harga di bawah pasar.

Bupati juga menyampaikan kurang lebih 280 kilo barang Sembilan bahan pokok bersubsidi, terdiri beras, minyak goreng, telor, bawang merah dan barang putih, Dia juga mengingatkan masyarakat untuk berbelanja dengan bijak dan memanfaatkan kegiatan ini sesuai kebutuhan keluarga. “Kami berharap kegiatan GPM ini berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi, khususnya di wilayah Kabupaten Bulungana,”. Ungkap Bupati.

Dan untuk di ketahui gerakan pangan murah mengunakan kopon yang tersedia kurang lebih 200 habis, dan masyarakat khususnya ibu-ibu jangan kawatir, setelah warga yang dapat kopon sudah membeli barang yang di inginkan, akan di berikan kepada mereka yang belum mendapatkan.

Akhir acara bupati melangsungkan penyerahan secara simbolis bahan kebutuhan pokok untuk di berikan kepada warga atas nama Fustiah Tanjung Selor Ilir berupa telor dan gula, dan Ibu Hasanah dari Tanjung Selor Hulu berupa beras dan minyak dari MBR, dan Simbolis penyerahan untuk 10 orang dari 230 pendaftar pertama yang telah di tentukan oleh panitia. Warga pun atusias terutama ibu – ibu berdatangan dan antir untuk mendapatkan barang pokok sehari-hari. (redER)