Gubernur Kaltara Sambut Kedatangan Dua Menteri RI di Tanah Kuning Mangkupadi

 

 

Foto Bersama Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang, Bupati Bulungan Syarwani dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dan Bapak Menteri ATR/BPD Sofyan Djalil di Tanah Kuning Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Kamis (2/12) untuk menyiapkan rencana grounbreaking (peletakan batu pertama) Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) atau Green Industrial Park oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam waktu dekat.

TANJUNG SELOR, teropongborneo.my.id – Gubernur Kalimantan Utara H. Zainal A. Paliwang menyambut kedatangan Bapak Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Bapak Menteri ATR/BPD Sofyan Djalil di Tanjung Selor, Tanah Kuning Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Kamis (2/12/2021).

Dalam kunjungan kerjanya di Tanjung Selor, Bulungan, pagi tadi. Dua menteri datang ke Tanjung Selor dalam rangka melaksanakan penugasan Bapak Presiden RI, Joko Widodo untuk meninjau kesiapan groundbreaking Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur.

KIPI Tanah Kuning akan menjadi Green Industrial Park atau Kawasan Industri Hijau terbesar di dunia. Pada pertengahan bulan ini, Bapak Presiden Joko Widodo yang akan meresmikannya secara langsung. Kita berharap, semoga semuanya berjalan lancar.

Baik Bapak Luhut B Pandjaitan maupun Bapak Sofyan Djalil hari ini juga melaksanakan kunjungan di Tanah Kuning, lokasi KIPI.

Sebelumnya sesuai arahan Bapak Luhut menyampaikan bahwa sudah ada 9 investor yang akan membuka kluster industrinya masing-masing di KIPI Tanah Kuning.

Kami berharap dan memohon doa dan dukungan masyarakat Kalimantan Utara semuanya agar Proyek Strategis Nasional ini berjalan sesuai yang kita harapkan, khususnya kecepatan perizinan, pembebasan lahan, hingga perealisasian kluster-kluster industrinya nanti.

Kita optimistis, KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi akan memberi efek dan lompatan besar, tidak hanya terhadap perekonomian masyarakat Kalimantan Utara, tetapi bahkan perekonomian nasional, termasuk multiplier efek lainnya di bidang ketenagakerjaan, pendidikan, teknologi, dan lainnya.

Untuk kita ketahui juga, di KIPI Tanah Kuning bakal ada 2 area utama yaitu Green Area dan Blue Area. Green Area akan diisi industri bahan bakar terbarukan (renewable fuels), industri baterai, industri silikon polikristalin, industri electric truck, industri katoda, dan penyediaan listrik bersumber dari energi terbarukan seperti PLTA dan PLTS.

Adapun Blue Area-nya mencakup industri aluminium elektrolit, industri petrokimia, industri baja, industri pengolahan nikel, dan penyediaan listrik kombinasi PLTU dan PLTA. (admin-SP)

sumber : BIROADPIMKALTARA