Evaluasi Posko Penanganan Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) 

SAMARINDA – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur Fahmi Himawan, S. T., M.T menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Posko Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2022, yang dihadiri oleh Ketua Satgas Penanganan PMK Pusat, Bapak Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M, para Satgas Penanganan PMK Kabupaten/ Kota,Tim Pakar Penanganan PMK Pusat (Kamis, 13/10/22).

Situasi PMK di Provinsi Kalimantan Timur saat ini dari 10 Kabupaten Kota, 7 Kabupaten Kota telah dinyatakan sebagai zona merah PMK yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Paser,Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat, Kota Samarinda dan Kota Bontang. Dan 3 Kabupaten Kota masih dinyatakan sebagai zona kuning yaitu: Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Mahulu dan Kabupaten Berau.

Target vaksinasi PMK di Kalimantan Timur sebanyak 126.000 dosis, akan tetapi mengingat waktu dan kondisi yang ada maka tahun 2022 ini ditargetkan vaksinasi sebanyak 30 % dari populasi sapi di Kalimantan Timur atau sebanyak 72.000 dosis.

Vaksinasi dilakukan di 10 Kabupaten/ Kota dengan realisasi vaksin sampai dengan saat ini mencapai 30.244 dosis atau sebesar 40 %.

Alhamdulillah situasi kasus PMK di Kalimantan Timur pada bulan Oktober ini tercatat berada di angka 0 kasus dengan kesembuhan 74 ekor, potong bersyarat 39 ekor dan mati 6 ekor. (admin-TB).