MALINAU – Mengawali hari pertama masuk kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) pasca libur panjang Idulfitri, Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H., memimpin langsung kegiatan kerja bakti massal (korve) di wilayah Kabupaten Malinau, Senin.30/3/25, pagi.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI/Polri, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum yang bersama-sama membersihkan lingkungan, khususnya di jalur-jalur utama kota.
Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memulihkan kondisi kota setelah terdampak banjir besar yang terjadi beberapa waktu lalu, tepatnya dua hari menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Sekitar 90 persen rumah warga di wilayah perkotaan sempat tergenang banjir. Dalam kondisi berpuasa, masyarakat dan petugas sudah berupaya membersihkan rumah masing-masing, namun karena berlanjut dengan libur panjang dan hari raya, aktivitas pembersihan menjadi terbatas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan petugas kebersihan selama masa libur, ditambah kondisi pasca banjir, menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik, termasuk yang menyumbat saluran drainase dan berada di sekitar permukiman warga.
Oleh karena itu, momentum hari pertama kerja dimanfaatkan untuk menggelar aksi bersih-bersih secara serentak sebagai bentuk gotong royong dalam mengatasi dampak banjir tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kejaksaan Negeri, Kepolisian, TNI, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Satgas Pamtas dari Batalyon 648 Raja Pandita, serta para tokoh masyarakat dan kepala adat.
Bupati menegaskan bahwa gerakan kebersihan ini sejatinya merupakan kegiatan rutin masyarakat Malinau, namun kali ini difokuskan untuk mengurai dampak banjir yang cukup besar.
Selain itu, ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, bukan semata-mata tugas Dinas Lingkungan Hidup. (*)





















