TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri sekaligus membuka kegiatan GEMPITA (Gerakan Masyarakat Peduli Pantai) melalui aksi bersih-bersih Pantai Amal, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.191 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kota Tarakan yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai wujud nyata aktualisasi nilai ekoteologi.
Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Pantai Amal dinilai tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga ekonomi, sosial, budaya, dan pariwisata sehingga kebersihannya menjadi tanggung jawab bersama.
Ia menegaskan, kegiatan bersih-bersih pantai bukan sekadar aksi membersihkan sampah, tetapi menjadi gerakan untuk membangun budaya peduli lingkungan.
Wali Kota Masyarakat diajak lebih bijak dalam mengelola sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membiasakan perilaku hidup yang ramah lingkungan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, dengan semangat menjaga dan merawat negeri sebagai bentuk cinta tanah air.
Wali Kota berharap GEMPITA dapat menjadi gerakan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, Kementerian Agama, dunia pendidikan, komunitas, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat.
Ia mengajak masyarakat Kota Tarakan memulai kepedulian lingkungan dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara bersama-sama, sehingga pantai tetap bersih, laut lestari, serta tercipta lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. *

























