UMK Tarakan Ikuti Sarasehan bersama Pemkot Tarakan dan Stakeholder

0 0
Read Time:2 Minute, 4 Second

TARAKAN, Teropong Borneo – Pemerintah Kota Kota Tarakan menggelar sarasehan bertajuk Sinergi dengan Stakeholder UMK Kota Tarakan untuk meningkatkan kalaborasi, meningkatkan keahlian UKM, dan Skill agar lebih sejahtera, di Gedung Serbaguna Kantor Walikota, senin (19/2/2024).

Acara tersebut diselengarakan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan untuk mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan para stakeholder untuk saling berbagi tentang dunia usaha hingga kendalanya.

Bukan hanya UKM, acara ini juga dihadiri sejumlah stakeholder dan BPJS Ketenagakerjaan,, PNM, Bank BPD kaltimtara, BRI, Pertamina, Pajak dan di antaranya pelaku pariwisata, perhotelan, asosiasi pengusaha, perbankan dan lain sebagainya.

Selain itu dari pihak DKUKMP Kota Tarakan dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini yang pertama di lakukan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menangah dan Pedangangan di tahun 2024, kegiatan ini bertujuan Serasehan bersama Stakeholder dan Pelaku UKM Kota Tarakan lebih ingin mengetahui apa saya kendala baik penyaluran hingga permodalaanya.

Dan untuk di ketahui ada sebanyak 150 UKM yang terdaptar dan memiliki NIB dalam aktifitas di produksinya, sementara pelaku UKM Kota Tarakan di tahun 2023 sebanyak 26.517 di bidang sektor perdanganagan 9076 UKM, dengan ciri sembako atau tradisional ukm di bidang indrutri dan produsen, sebanyak 1047 pelaku usaha UKM di bidang kuliner 4652, sebagai pelaku usaha 7519 di bidang perikanan dan pertanian dan lainya.

Sementara Walikota Tarakan dr. H. Khairul. M. Kes dalam arahanya saat menghadiri sekaligus membuka acara Serasehan bersama Stakeholder dan Pelaku UKM Kota Tarakan, “Kami terus berbenah mendukung serta mendorong perkembangan UMK di Kota Tarakan, yakni bersinergi dengan stakeholder agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Walikota.

Walikota juga berharap para stakeholder yang hadir dalam sarasehan tersebut dapat menangkap peluang atau kebutuhan yang dihadapi oleh para pelaku UMK. Terlebih, memasuki era pasar bebas, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), UMKM tidak lagi dihadapkan pada persaingan lokal dan nasional, tetapi juga internasional. Pelaku usaha kecil ini, dan harus dapat menjadi UMK kekinian yang mau berinovasi dan mengembangkan produknya.

“Di era MEA, kita sendiri yang menentukan. Mau jadi pemain atau penonton di kota sendiri. Kami berharap UKM dapat terus berkembang, karena sektor ini memberi manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” papar walikota.

Walikota juga menekankan pentingnya memahami dinamika pasar, beradaptasi dengan perubahan, dan menangkap peluang yang muncul. Dengan demikian, diharapkan akan muncul gagasan-gagasan kreatif yang dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan UKM yang mereka jalankan.

Acara sarasehan ini diharapkan akan memberikan inspirasi dan arahan kepada pelaku UKM di Kota Tarakan untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam memajukan ekonomi daerah dengan menjunjung nilai-nilai kearifan local. Tutupnya

By Admin/ER.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%