BULUNGAN, Teropongborneo.my.id – Dalam rangka Implementasi dan Louncing Pembayaran Tiket Speedboat secara Non Tunai pekan depan, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026 melakukan sosialisasi dan monitoring pembayaran nontunai baik di Kayan 1, Kayan 2, dan Kayan 6 di Tanjung Selor. (4/4/2026).
“Kegiatan ini Ini terkait rencana lounching oleh Bupati Bulungan tentang pembayaran nontunai pada Momen HLM pekan depan” tutur Zulkifli kepada awak Media disela2 pelaksanaan monitoring.
Dijelaskan Kepala Bapenda selaku Sekretaris TP2DD ini, bahwa pelaksanaan pembayaran non tunai yang pernah dihimbau di intruksikan oleh Kepala Daerah belum berjalan maksimal, sekalipun fasilitas Q-Ris sudah tersedia.
Dari pantauan Tim dilapangan, praktek baik di Kayan 1 Pelabuhan Dagang Bongkar muat antar Provinsi, Pelabuhan Bongkar Muat antar Kabupaten Kota di Kayan 6 maupun di Kayan 2 pelabuhan Speed Boat reguler masih bersifat Tunai.
“Kami liat pembayaran masih didominasi pembayaran cash” terang Zulkifli Salim yang didampingi Danpos Lanal Tanjung selor.
Harapan Tim nanti saat mulai di Louncing Kepala Daerah semua secara perlahan-lahan aktifitas dipelabuhan
Mulai bertransaksi secara non tunai.
“Pada pelaksanaannya nanti pasti ada kendala dan hambatan terutama alasan klasik tentang kemampuan SDM masyarakat yang belum familiar dengan pembayaran Non Tunai, justeru itu nanti menjadi tugas kita bersama-sama”.
Namun Zulkifli Optimis niat baik Pemerintah akan direspon positif baik oleh pelaku usaha, owner kapal dagang dan Owner Speedboat untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah, meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. (*)





















