TANAH GROGOT – Banyak Isu baik di Televisi atau media sosial tentang adanya beras oplosan, membuat Kepala Kantor cabang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Paser Muhammad Mukhlis angkat bicara mengenai isu dugaan beras oplosan.
Mukhlis memastikan bahwa seluruh stok beras di gudang Bulog Paser, termasuk yang disalurkan ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terjamin kualitasnya dan bebas dari praktik curang.
Mukhlis menegaskan bahwa Bulog Paser berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas beras, baik kategori medium maupun premium, sesuai dengan standar pemerintah.
“Kami menjamin produk beras Bulog sesuai kualitasnya dan kriteria yang telah ditetapkan. Tidak ada upaya untuk mengoplos atau menjual beras medium dengan harga premium,” ujar Mukhlis, Senin (4/8/2025).
Dia menambahkan, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp 56.500 dan telah melalui pengawasan ketat.
Beras ini, yang kualitasnya terjamin, sengaja diluncurkan untuk membantu mengendalikan harga di pasar.
Sementara itu, untuk beras premium, Bulog Paser menawarkan produk Befood series dengan harga Rp 75.000 hingga Rp 76.000 per kemasan 5 kilogram.
Menanggapi maraknya kasus penipuan beras oplosan yang menggunakan kemasan SPHP Bulog sebagai modus, Mukhlis kembali meyakinkan masyarakat bahwa produk yang mereka salurkan tidak terlibat dalam praktik tersebut.
Penanganan kasus seperti ini sendiri merupakan wewenang dari Satuan Tugas (Satgas) Pangan.
Dengan jaminan ini, Bulog Paser berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait ketersediaan dan kualitas bahan pokok di wilayah Paser dan PPU. (***)

























