Berau Bakal Mendarat Dua Pesawat Kargo

0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

BERAU – Dua pesawat kargo khusus angkutan barang bakal didatangkan ke Kabupaten Berau. Hal tersebut terungkap setelah rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dengan Badan Layanan Umum (BLU) Kantor UPBU Kelas I Kalimarau.

Dalam rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Kakaban Pemkab Berau, Jumat (12/1/2024) beberapa pihak terkait juga turut hadir, yakni beberapa perwakilan maskapai penerbangan, Bea Cukai, Balai Karantina dan Eksportir.

Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin mengatakan, pesawat kargo tersebut merupakan inovasi pertama di Bumi Batiwakkal. “Pesawatnya sudah standby di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta,” ungkapnya kepada sejumlah awak media usai menghadiri rakor.

Dipaparkannya, dua pesawat kargo tersebut yakni type Boeing 737-800 milik Relindo United Service (RUS) dan Blue Bird Nordic (BBN) Indonesia, yang saat ini melayani penerbangan reguler maskapai kargo.

“Rencananya maskapai tersebut akan melayani penerbangan dari Berau ke luar negeri dengan transit bandara internasional di Jakarta, Surabaya dan Balikpapan,” terang Ferdinan.

Dia menerangkan, maskapai kargo ini berbeda dengan maskapai reguler. Jika maskapai reguler hanya mengangkut penumpang dengan beban maksimal 5 ton, maka maskapai kargo khusus pengangkut barang, bisa membawa beban hingga 20 ton.

“Dengan adanya maskapai kargo ini nantinya ada kemudahan dan kelancaran keluar masuk logistik ke Berau, sehingga akan mendapatkan multiplier effect mulai dari pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat dan menurunkan inflasi ketika perputaran logistik lebih mudah dan cepat,” ungkapnya.

Kehadiran maskapai kargo transportasi udara, kata Ferdinan, juga menambah pilihan ke masyarakat dan pelaku usaha, khususnya dalam melakukan mobilisasi. Sehingga bisa lewat darat laut dan udara.

Pasalnya komoditas yang dikirim melalui udara itu value atau kualitasnya lebih bagus dibanding lewat darat dan laut yang membutuhkan waktu, tentu pesawat kargo menjadi pilihan alternatif. Tak hanya itu, dengan adanya maskapai kargo juga bisa menambah pemasukan asli daerah (PAD) Berau.

“Karena hadirnya kargo ini juga untuk mendukung potensi yang ada di Berau, yang notabenenya bisa masuk dengan moda transportasi udara jika dibutuhkan kecepatan,” imbuhnya.

Kendati demikian, saat ini prosesnya tinggal menunggu kesepakatan antara konsolidator yang mengkoordinir untuk pengoperasian maskapai kargo dalam hal penentuan harga, jenis yang dikirim, tujuan, berapa tonase dalam sehari atau seminggu dan frekuensi penerbangannya.

“Jika sudah ditetapkan, maka dalam waktu dekat juga bisa langsung dilaksanakan eksekusinya,” tandas Ferdinan. (*).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%