Pimpin Apel Kerja, Bupati Bulungan Jelaskan Tentang Efisiensi Anggaran dan Tegaskan ASN adalah Representasi Pemerintah

Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd. M.Si saat memimpin apel kerja di lingkup Pemkab Bulungan yang digelar di halaman kantor Bupati (20/10/2025).

BULUNGAN – Kebijakan efisiensi anggaran saat ini sedang diterapkan oleh pemerintah di seluruh Indonesia. Namun meski berdampak, kondisi di Kabupaten Bulungan tidak separah di daerah lain karena Pemerintah Daerah tetap berupaya menganggarkan secara maksimal agar hak-hak ASN tetap terpenuhi.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd. M.Si saat memimpin apel kerja di lingkup Pemkab Bulungan yang digelar di halaman kantor Bupati (20/10/2025). Hadir dalam apel, Sekda Bulungan, Kepala OPD, atau para pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional dan jajaran ASN lainnya termasuk para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu.

“Efisiensi anggaran memang berpengaruh, tetapi tidak signifikan. Pemda tetap berusaha agar dampaknya tidak terlalu membebani pegawai daerah. Saya berharap ASN tetap bersyukur atas setiap kebijakan yang diambil,” kata Bupati.

Tahun anggaran 2026 Pemkab nanti melaksanakan efisiensi belanja operasional seperti belanja makan minum, perjalanan dinas dan perawatan aset untuk dialihkan menjadi belanja modal yang lebih berdampak terhadap pembangunan daerah.

“Kita akan lakukan efisiensi di beberapa pos, namun saya pastikan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) ASN dan P3K tidak akan terdampak. Kita ingin penghematan ini justru memperkuat postur belanja modal untuk mendukung 15 program prioritas daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Bulungan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa seluruh ASN adalah representasi pemerintah daerah, bukan hanya Bupati dan Wakil Bupati. Karena itu, ia mengimbau ASN untuk ikut mensosialisasikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu atau berita hoaks.

“Semua anggaran terkena efisiensi, termasuk kami Bupati dan Wakil Bupati. Tidak ada yang terkecuali. PAD kita terbatas, ungkapnya seraya mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga kedisiplinan dalam bekerja serta berkontribusi aktif terhadap program pemerintah.

“Saya minta kepada seluruh pengguna anggaran, pengelola keuangan, dan pelaksana kegiatan agar fokus menyelesaikan seluruh program sesuai dengan DPA masing-masing. Kita harus memastikan tidak ada pekerjaan yang tertunda dan menjadi beban di tahun berikutnya,” Imbau Bupati.

Sebagai informasi, apel tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hadiah Lomba Kearsipan Perangkat Daerah yang diraih Juara 1 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Juara 2 Dinas Pendidikan dan Kebudayan dan Juara 3 Dinas Perhubungan. Lomba dinilai oleh juri dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltara serta Inspektorat Kabupaten Bulungan.

Diterangkan, lomba kearsipan tahun 2025 ini menilai 6 aspek utama, yaitu penciptaan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan arsip, penyusutan arsip, SDM serta sarana dan prasarana kearsipan. Bupati dalam sambutannya menyampaikan selamat dan berharap, adanya lomba ini dapat memacu semangat untuk meningkatkan tata kelola arsip di seluruh perangkat daerah. (RedE)