Wakil Wali Kota Samarinda Buka FGD Samarinda Work Connect, Dorong Penempatan Tenaga Kerja Berbasis Data

SAMARINDA– Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Ketenagakerjaan bertajuk “Samarinda Work Connect: Sinergi Data, Perusahaan dan Kebijakan untuk Penempatan Tenaga Kerja yang Efektif” di Aula Kecamatan Samarinda Ilir, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan pemangku kepentingan dalam menyediakan informasi lowongan kerja serta meningkatkan efektivitas penempatan tenaga kerja sesuai kompetensi.

Dalam sambutannya, Saefuddin menekankan pentingnya integrasi data pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan agar proses rekrutmen lebih tepat sasaran. Menurutnya, kompetensi dan kualifikasi harus menjadi pertimbangan utama dalam penerimaan tenaga kerja, sehingga penempatan pekerja benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi Disnaker, termasuk program Si Jempol Naker yang mendorong pelayanan lebih proaktif melalui kunjungan langsung ke perusahaan untuk memperoleh data kebutuhan tenaga kerja.

Selain itu, Saefuddin berharap pelatihan kerja tidak berhenti pada pemberian sertifikat, tetapi berlanjut hingga peserta memperoleh kesempatan kerja. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai penting untuk memperluas akses kerja serta meningkatkan kualitas tenaga kerja di Samarinda.

“Dengan memohon rida Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, FGD Ketenagakerjaan Samarinda Work Connect secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Samarinda, Hj. Yuyum Puspitaningrum, dalam sambutannya menjelaskan bahwa keterlibatan perusahaan sangat diperlukan untuk menyediakan informasi lowongan kerja yang akurat dan diperbarui secara berkala.

Ia menyebutkan, dari 40 perusahaan yang diundang, sebanyak 33 perusahaan hadir dalam kegiatan tersebut. Partisipasi perusahaan diharapkan dapat memperkuat ketersediaan data pasar kerja sekaligus membantu pemerintah memahami kebutuhan tenaga kerja secara lebih menyeluruh.

Yuyum juga memperkenalkan aplikasi Sistem Informasi Pasar Kerja Online Tepian, yang merupakan singkatan dari Temukan Pekerjaan Impian Anda. Aplikasi ini dikembangkan untuk memfasilitasi penyampaian informasi lowongan kerja sekaligus mendukung fitur auto-matching, yakni pencocokan kualifikasi pencari kerja dengan persyaratan lowongan yang tersedia.

Melalui sistem tersebut, perusahaan diharapkan aktif memperbarui informasi kebutuhan tenaga kerja, sedangkan pencari kerja dapat lebih mudah menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi mereka.

Dalam kesempatan itu, Yuyum turut menyampaikan program SERTAKAN (Perusahaan Usaha Bertuah, Pekerja Rentan Terlindungi), berupa dukungan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui kolaborasi perusahaan, pemerintah setempat, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ia juga mengajak perusahaan untuk membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal dengan tetap mempertimbangkan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan.

FGD tersebut turut dihadiri perwakilan Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur, jajaran perangkat daerah, Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), para camat dan lurah, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda, DPK APINDO Kota Samarinda, akademisi, serta pimpinan perusahaan.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Samarinda berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan dunia usaha untuk mewujudkan penempatan tenaga kerja yang efektif, terukur, dan sesuai kebutuhan pasar kerja. (HR).